Ekonomi Jateng pada 2014 Tumbuh 5,4%

Jum'at, 06 Februari 2015 - 03:12 WIB
Ekonomi Jateng pada...
Ekonomi Jateng pada 2014 Tumbuh 5,4%
A A A
SEMARANG - Kepala Bidang Neraca dan Wilayah Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Tengah (Jateng) Syarifudin Nawie mengemukakan, pertumbuhan ekonomi pada 2014 sebesar 5,4%, setelah dalam 4 tahun terakhir mengalami perlambatan. Adapun sebelumnya, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Jateng pada 2013 sebesar 5,1%.

Dia menuturkan, bila dilihat dari penciptaan sumber pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah pada 2014, industri pengolahan memiliki sumber pertumbuhan tertinggi sebesar 2,8%, diikuti perdagangan besar-eceran dan reparasi mobil-sepeda motor sebesar 0,6% dan konstruksi 0,4%.

Dia menerangkan, dari sisi produksi pertumbuhan tertinggi dicapai oleh lapangan usaha informasi dan komunikasi sebesar 13,0%. Dari sisi pengeluaran pertumbuhan tertinggi dicapai komponen pengeluaran konsumsi lembaga nonprofit sebesar 8,6%. “Pertumbuhan terjadi pada seluruh lapangan usaha kecuali pertanian, kehutanan dan perikanan yang terjadi kontraksi (pertumbuhan negatif) sebesar 2,9%,” katanya.

Sementara, struktur perekonomian Jateng menurut lapangan usaha 2014 didominasi tiga lapangan usaha utama, yaitu industri pengolahan 36,3%; pertanian, kehutanan dan perikanan sebesar 14,8%; serta perdagangan besar-eceran dan reparasi mobil-sepeda motor 13,4%.

Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan ekonomi 2014 sebesar 5,4% didukung oleh hampir seluruh komponen kecuali ekspor dan impor yang mengalami kontraksi pertumbuhan masing-masing sebesar 1,6% dan 7,7%.

Komponen pengeluaran konsumsi lembaga nonprofit yang melayani rumah tangga (LNPRT) merupakan komponen yang mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 8,6%, diikuti oleh Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) sebesar 4,5% dan pengeluaran konsumsi rumah tangga sebesar 4,3%.

Struktur Ekonomi Jawa Tengah pada 2014, menurut pengeluaran didominasi oleh Komponen Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga (64,5%), diikuti pembentukan modal tetap bruto (29,3%) dan pengeluaran konsumsi pemerintah (8,3%).

“Bila dilihat dari penciptaan sumber pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah tahun 2014, komponen pengeluaran konsumsi rumah tangga memiliki sumber pertumbuhan tertinggi sebesar 2,7%, diikuti PMTB sebesar 1,3%,” tandasnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
UMKM Jadi Kekuatan Kebangkitan...
UMKM Jadi Kekuatan Kebangkitan Ekonomi di Jawa Tengah
Menko Airlangga Dorong...
Menko Airlangga Dorong Percepatan Pembangunan Ekonomi Jawa Tengah
Lantik Pengurus DPW...
Lantik Pengurus DPW Jateng, Kawendra Ingatkan Kebermanfaatan Gekrafs bagi Pelaku Ekraf
Program Infrastruktur...
Program Infrastruktur Gubernur Jawa Tengah Dorong Pertumbuhan Ekonomi Pedesaan
Kearifan Lokal, Wakil...
Kearifan Lokal, Wakil Kepala BPIP: Pancasila Falsafah Bangsa
Dorong Ekonomi Syariah,...
Dorong Ekonomi Syariah, Ganjar Lakukan 4 Hal Ini di Jawa Tengah
Berita Terkini
IHSG Babak Belur di...
IHSG Babak Belur di Paruh Pertama 2026, Modal Asing Sepanjang Juni Kabur Rp19,63 Triliun
8 menit yang lalu
Tren Liburan Jarak Dekat...
Tren Liburan Jarak Dekat Meningkat, Traveloka Hadirkan Diskon Perjalanan
32 menit yang lalu
Evaluasi Sukses, Perpindahan...
Evaluasi Sukses, Perpindahan Layanan Umrah ke Terminal 2F Dipercepat Jadi 10 Juli!
47 menit yang lalu
Dorong Budaya Taat Pajak,...
Dorong Budaya Taat Pajak, Bapenda DKI Jakarta Beri Apresiasi Wajib Pajak PKB Teladan
57 menit yang lalu
Indonesia Negara Kaya...
Indonesia Negara Kaya Batu Bara, Mengapa Justru Impor dari AS?
1 jam yang lalu
Pengusaha Buka Suara...
Pengusaha Buka Suara soal Pabrik Otomotif Jepang Kabur dari RI ke Vietnam
2 jam yang lalu
Infografis
11 Kombes Pol Pecah...
11 Kombes Pol Pecah Bintang usai Dapat Promosi Jabatan pada Juni 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved