JSMR Bukukan Laba Bersih 2014 Rp1,4 T
Jum'at, 06 Februari 2015 - 12:33 WIB
JSMR Bukukan Laba Bersih 2014 Rp1,4 T
A
A
A
JAKARTA - PT Jasa Marga Tbk (JSMR) membukukan laba bersih sebesar Rp1,4 triliun pada tahun lalu, naik tipis dibanding tahun sebelumnya sebesar Rp1,33 triliun.
Jumlah tersebut didukung oleh perolehan pendapatan usaha (di luar konstruksi) sebesar Rp7,23 triliun, meningkat 14,6% dari tahun 2013.
Direktur Utama JSMR Adityawarman mengungkapkan, capaian tersebut meningkat dari tahun 2013 sebesar Rp6,31 triliun. Dia menjelaskan pendapatan itu dikontribusi dari pendapatan tol, usaha lain, dan konstruksi.
"Yang pendapatan konstruksi tidak signifikan, dulu tahun 2013 sebesar Rp3,9 triliun yang realisasi tahun lalu hanya Rp1,9 triliun," ujarnya di Jakarta, Jumat (6/2/2015).
Penurunan tersebut, menurut dia karena ada beberapa proyek yang sudah terealisasi pada tahun 2013 dan sudah beroperasi pada tahun lalu.
"Untuk EBITDA tumbuh 16,7% tahun lalu sebesar Rp3,96 triliun, tahun sebelumnya Rp3,4 triliun," jelas Adit.
Sedangkan debt equity ratio pada tahun lalu sebesar 2,07%, naik dari tahun 2013 sebesar 1,88% dan kemampuan mengembalikan pinjaman di angka 3,26%.
"Kalau secara teori, rasio utang dan equity boleh 5%. Ruang kita masih kuat untuk cari pinjaman baru," pungkasnya.
Jumlah tersebut didukung oleh perolehan pendapatan usaha (di luar konstruksi) sebesar Rp7,23 triliun, meningkat 14,6% dari tahun 2013.
Direktur Utama JSMR Adityawarman mengungkapkan, capaian tersebut meningkat dari tahun 2013 sebesar Rp6,31 triliun. Dia menjelaskan pendapatan itu dikontribusi dari pendapatan tol, usaha lain, dan konstruksi.
"Yang pendapatan konstruksi tidak signifikan, dulu tahun 2013 sebesar Rp3,9 triliun yang realisasi tahun lalu hanya Rp1,9 triliun," ujarnya di Jakarta, Jumat (6/2/2015).
Penurunan tersebut, menurut dia karena ada beberapa proyek yang sudah terealisasi pada tahun 2013 dan sudah beroperasi pada tahun lalu.
"Untuk EBITDA tumbuh 16,7% tahun lalu sebesar Rp3,96 triliun, tahun sebelumnya Rp3,4 triliun," jelas Adit.
Sedangkan debt equity ratio pada tahun lalu sebesar 2,07%, naik dari tahun 2013 sebesar 1,88% dan kemampuan mengembalikan pinjaman di angka 3,26%.
"Kalau secara teori, rasio utang dan equity boleh 5%. Ruang kita masih kuat untuk cari pinjaman baru," pungkasnya.
(rna)
Lihat Juga :