BI Klaim Pertumbuhan RI 5,02% Sesuai Prediksi
Jum'at, 06 Februari 2015 - 15:23 WIB
BI Klaim Pertumbuhan RI 5,02% Sesuai Prediksi
A
A
A
JAKARTA - Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengklaim pertumbuhan ekonomi 2014 sebesar 5,02% masih sesuai prediksi BI.
Menurutnya, perkiraan realisasi product domestic bruto (PDB) BI sebesar 5,1% untuk kumulatif 2014, dan 5% pada triwulan IV/2014.
"Pertama, kalau dilihat realisasi PDB tidak jauh berbeda perkiraan BI, perkiraan kita 5,1% untuk 2014. Sementara, triwulan IV sekitar 5%," terangnya di Komplek Perkantoran BI, Jakarta, Jumat (6/2/2015).
Dia mengakui, pertumbuhan ekonomi 5,02% merupakan terendah dalam lima tahun. Kendati demikian, dibanding negara lain, pertumbuhan ekonomi Indonesia masih cukup bagus. Rendahnya pertumbuhan ini sebagai dampak stabilisasi ekonomi global sejak 2013 dan 2014.
"Memang kita dapat tekanan luar negeri. Sehingga stabilisasi dan pertumbuhan 5% masih sesuai arahan kita," tambah Perry.
Pihaknya yakin prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia 2015 akan semakin baik. "Kita sangat optimis pertumbuhan ekonomi akan lebih tinggi di 2015, seperti kita sampaikan perkiraan BI sekitar 5,4%-5,8% dengan mid 5,6%," terangnya.
Perry mengatakan, tingginya proyeksi pertumbuhan ekonomi BI di 2015 lantaran perbaikan ruang fiskal paska penghapusan subsidi BBM, sehingga daya dukung pemerintah terhadap pertumbuhan ekonomi akan semakin besar.
"Tahun ini sisi fiskal sangat jauh lebih tinggi. Sehingga kita konfiden pertumbuhan ekonomi akan lebih tinggi. Ini akan mendorong berbagai kegiatan ekonomi," tandas dia.
Menurutnya, perkiraan realisasi product domestic bruto (PDB) BI sebesar 5,1% untuk kumulatif 2014, dan 5% pada triwulan IV/2014.
"Pertama, kalau dilihat realisasi PDB tidak jauh berbeda perkiraan BI, perkiraan kita 5,1% untuk 2014. Sementara, triwulan IV sekitar 5%," terangnya di Komplek Perkantoran BI, Jakarta, Jumat (6/2/2015).
Dia mengakui, pertumbuhan ekonomi 5,02% merupakan terendah dalam lima tahun. Kendati demikian, dibanding negara lain, pertumbuhan ekonomi Indonesia masih cukup bagus. Rendahnya pertumbuhan ini sebagai dampak stabilisasi ekonomi global sejak 2013 dan 2014.
"Memang kita dapat tekanan luar negeri. Sehingga stabilisasi dan pertumbuhan 5% masih sesuai arahan kita," tambah Perry.
Pihaknya yakin prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia 2015 akan semakin baik. "Kita sangat optimis pertumbuhan ekonomi akan lebih tinggi di 2015, seperti kita sampaikan perkiraan BI sekitar 5,4%-5,8% dengan mid 5,6%," terangnya.
Perry mengatakan, tingginya proyeksi pertumbuhan ekonomi BI di 2015 lantaran perbaikan ruang fiskal paska penghapusan subsidi BBM, sehingga daya dukung pemerintah terhadap pertumbuhan ekonomi akan semakin besar.
"Tahun ini sisi fiskal sangat jauh lebih tinggi. Sehingga kita konfiden pertumbuhan ekonomi akan lebih tinggi. Ini akan mendorong berbagai kegiatan ekonomi," tandas dia.
(izz)
Lihat Juga :