Pasang Konverter Kit Vi-Gas Butuh Rp15 Juta

Jum'at, 06 Februari 2015 - 15:23 WIB
Pasang Konverter Kit...
Pasang Konverter Kit Vi-Gas Butuh Rp15 Juta
A A A
JAKARTA - PT Pertamina (Persero) mengakui bahwa harga konverter kit yang digunakan untuk bahan bakar Vi-Gas masih cukup mahal. Untuk satu mobil, pemasangannya membutuhkan Rp15 juta per satu konverter.

Vice President Domestic Gas Direktorat Pemasaran Pertamina B Trikora Putra menuturkan, penggunaan Vi-Gas ini harus diinstal dengan menggunakan konverter kit seharga Rp15 juta. Pasalnya, konverter sendiri masih impor dari Turki dan Korea, terlebih, konverter tersebut hanya dijual di wilayah Jakarta.

"Konverter kitnya dijual di Jakarta saja. Jadi memang bukan Pertamina yang jual, jadi mereka (agen) yang sudah authorized konverter kit itu," ujarnya di Kantor Pusat Pertamina, Jakarta, Jumat (6/2/2015).

Sekadar informasi, Vi-Gas merupakan merek dagang Pertamina untuk bahan bakar Liquefied Gas for Vehicle (LGV), yang diformulasikan untuk kendaraan bermotor, yang terdiri dari campuran Propane (C3) dan Butane (C4). LGV adalah turunan dari elpiji.

Pertamina saat ini telah mengoperasikan sebanyak 18 SPB Vi-Gas yang terintegrasi dengan SPBU milik Pertamina dan swasta di beberapa wilayah, di antaranya 11 unit di Jabodetabek, tiga unit di Bali, satu unit masing-masing di Bandung, Semarang, Yogyakarta, dan Surabaya.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Petani Mendapat Sosialisasi...
Petani Mendapat Sosialisasi Keamanan Seiring Gas JTB Mulai Dialirkan
Pertamina Mulai Berlakukan...
Pertamina Mulai Berlakukan Transaksi Non Tunai
Restrukturisasi Pertamina...
Restrukturisasi Pertamina Ditegaskan Sesuai Buku Putih dan Roadmap BUMN
Penjualan Kondensat...
Penjualan Kondensat Pertamina EP Subang Field
Pertamina EP Donggi...
Pertamina EP Donggi Matindok Field Dorong Perekonomian Kelompok Wanita Banggai
PEP Prabumulih Field...
PEP Prabumulih Field Dukung Gerakan Ketahanan Pangan
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
1 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
1 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
2 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
2 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
3 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
3 jam yang lalu
Infografis
Rp708 Juta per Jam,...
Rp708 Juta per Jam, Biaya Operasional F-35 Israel Sekali Terbang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved