Pembangunan Smelter di Papua Diputuskan Pekan Depan

Sabtu, 07 Februari 2015 - 11:29 WIB
Pembangunan Smelter...
Pembangunan Smelter di Papua Diputuskan Pekan Depan
A A A
JAKARTA - Pemerintah menegaskan pembangunan fasilitas pengolahan dan pemurnian (smelter) tembaga PT Freeport Indonesia di Papua diputuskan pekan depan.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said mengatakan, keputusan itu diambil setelah pihaknya berkunjung ke Timika, Papua, bersama Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimoeljono. “Minggu depan kami akan melihat lokasi secara langsung untuk menyusun rencana di tempat, biar feel bisa diperoleh,” kata dia di Kementerian ESDM, Jakarta, kemarin.

Sudirman mengatakan, pemerintah mendengar aspirasi masyarakat Papua untuk membangun smelter di sana. Namun, pemerintah tetap harus mengomunikasikan dengan Freeport dan Pemda Papua. “Bagaimana kelanjutannya, ini harus dibicarakan ketiga pihak. Pekan depan di lapangan kita akan menyimpulkan,” kata dia.

Lebih lanjut Sudirman mengatakan, selain membangun smelter di Papua, Freeport juga tetap membangun smelter di Gresik, Jawa Timur. Pembangunan smelter di Papua bisa direalisasikan lebih permanen dan jangka panjang. “Tapi, kesimpulan mengenai ini akan kita ambil di lapangan bersama Freeport, bagaimana pun yang akan melaksanakan adalah mereka,” tandasnya.

Di tempat yang sama Gubernur Papua Lukas Anembe meminta Freeport merealisasikannya diPapua. Adapun, hasilkeputusan pembangunan smelter akan mengerucut pekan depan. Menurutnya, kehadiran Freeport harus bermanfaat bagi kemajuan Papua dan Indonesia. Apabila smelter dibangun di Papua, maka akan memberikan multiplier effect pembangunan daerah yang luar biasa.

“Pekan depan keputusan smelter itu. Pembangunan smelter akan mendorong multiplier di wilayah itu,” katanya. Sedangkan Bupati Mimika Eltinus Omaleng mengancam, jika Freeport tidak bangun smelter , lebih baik angkat kaki meninggalkan Papua. Ancaman itu dilontarkan lantaran itu keinginan rakyat Papua.

“Kalau tidak bangun, ya keluar. Kalau Freeport tidak bangun smelter di Timika, lebih baik angkat kaki dari daerah itu,” kata dia. Anggota Komisi VII DPR Dapil Papua Tony Wardoyo mengatakan bertemunya Gubernur Papua Lukas Anembe dengan Menteri ESDM merupakan kesempatan menyatukan keinginan bersama.

Nanang wijayanto
(bbg)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BCA Kolaborasi Jurnalis...
BCA Kolaborasi Jurnalis Ekobis Makassar Kirim Bantuan ke Sulbar
Berita Terkini
Dasco Bahas Tata Kelola...
Dasco Bahas Tata Kelola PT DSI Bersama Bahlil dan Kepala BP BUMN: Ada Beberapa Perlu Diperjelas
1 jam yang lalu
Dipakai Bayar Utang...
Dipakai Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Mei 2026 Ambles ke USD144,9 Miliar
2 jam yang lalu
NHM Terima Penghargaan...
NHM Terima Penghargaan atas Kontribusi Aktif dalam Perlindungan Lingkungan
2 jam yang lalu
Harga Emas Dibuka Naik...
Harga Emas Dibuka Naik Rp5 Ribu ke Rp2.743.000 per Gram, Intip Rinciannya
3 jam yang lalu
Marketplace kian Sesak,...
Marketplace kian Sesak, Momentum Baru bagi Pertumbuhan Bisnis Mandiri
3 jam yang lalu
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Makin Terkapar di Posisi 5.486, Ada 515 Saham Melemah
4 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved