Dirjen Pajak Baru Diharapkan Benahi Internal DJP
Sabtu, 07 Februari 2015 - 12:43 WIB
Dirjen Pajak Baru Diharapkan Benahi Internal DJP
A
A
A
JAKARTA - Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak baru, Sigit Priadi Pramudito diharapkan melakukan pembenahan di internal sektoral Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Pengamat perpajakan Yustinus Prastowo mengatakan, hal itu bisa dilakukan melalui konsolidasi dengan pihak-pihak internal DJP pasca lelang jabatan Dirjen Pajak beberapa waktu lalu.
"Secara internal Pak Sigit harus konsolidasi karena pemilihan Dirjen Pajak kemarin sudah cukup menegangkan, sudah cukup terjadi gesekan. Nah ini harus ada rekonsiliasi dan konsolidasi internal yang baik melalui pembentukan tembok yang dasarnya kompetensi dan profesionalitas," ujar dia ketika dihubungi Sindonews di Jakarta, Sabtu (7/2/2015)
Yustinus menilai, hal itu harus segera dilakukan mengingat di waktu sebelumnya belum pernah terjadi lelang jabatan, termasuk dalam hal jabatan-jabatan kunci yang ternyata tidak dipegang oleh orang-orang yang belum cukup kompeten.
Menurut dia, hal-hal seperti kedekatan dengan atasan dan faktor lebih kenal dengan senior menjadi hal yang dimungkinkan untuk menaikkan jabatan seseorang menempati jabatan kunci.
"Jangan hanya karena kedekatan dengan atasan terus yang belum berkompetensi ini maju. Nah ini kita harap tidak terulang lagi," tandasnya.
Karena itu, dia berharap kantor-kantor pajak penting, seperti kantor wilayah (kanwil) khusus, direktorat-direktorat tertentu harus dipimpin orang yang layak di bidangnya.
(Baca: Dinilai Berpengalaman, Sigit Diminta Segera Bekerja)
Pengamat perpajakan Yustinus Prastowo mengatakan, hal itu bisa dilakukan melalui konsolidasi dengan pihak-pihak internal DJP pasca lelang jabatan Dirjen Pajak beberapa waktu lalu.
"Secara internal Pak Sigit harus konsolidasi karena pemilihan Dirjen Pajak kemarin sudah cukup menegangkan, sudah cukup terjadi gesekan. Nah ini harus ada rekonsiliasi dan konsolidasi internal yang baik melalui pembentukan tembok yang dasarnya kompetensi dan profesionalitas," ujar dia ketika dihubungi Sindonews di Jakarta, Sabtu (7/2/2015)
Yustinus menilai, hal itu harus segera dilakukan mengingat di waktu sebelumnya belum pernah terjadi lelang jabatan, termasuk dalam hal jabatan-jabatan kunci yang ternyata tidak dipegang oleh orang-orang yang belum cukup kompeten.
Menurut dia, hal-hal seperti kedekatan dengan atasan dan faktor lebih kenal dengan senior menjadi hal yang dimungkinkan untuk menaikkan jabatan seseorang menempati jabatan kunci.
"Jangan hanya karena kedekatan dengan atasan terus yang belum berkompetensi ini maju. Nah ini kita harap tidak terulang lagi," tandasnya.
Karena itu, dia berharap kantor-kantor pajak penting, seperti kantor wilayah (kanwil) khusus, direktorat-direktorat tertentu harus dipimpin orang yang layak di bidangnya.
(Baca: Dinilai Berpengalaman, Sigit Diminta Segera Bekerja)
(rna)
Lihat Juga :