Dirjen Pajak Belum Percaya Dapat Gaji Rp100 Juta/Bulan
Kamis, 12 Februari 2015 - 17:32 WIB
Dirjen Pajak Belum Percaya Dapat Gaji Rp100 Juta/Bulan
A
A
A
JAKARTA - Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak Sigit Priadi Pramudito sudah mendengar soal gaji dirjen pajak akan naik menjadi Rp100 juta per bulan. Namun, dia tidak percaya jika uang tersebut belum masuk ke rekening pribadinya.
"Sebelum itu (uang) masuk ke rekening, kita sih belum percaya. Itu juga omongan dari teman-teman yang lain," ujar Sigit sambil tertawa dan disambut pula oleh tawa anggota XI DPR, Jakarta, Kamis (12/2/2015).
Rasa sumringah ini adalah efek dari pegawai pajak yang sudah cukup lama tak menerima kenaikan remunerasi. Seringkali kenaikan remunerasi digaungkan, tapi tidak pernah terealisasi.
"Kita sudah lama dengar remunerasi, tapi enggak terealisasi. Jadi sekarang butuh kepastian saja. Karena mereka tak mengerti Perpres. Butuhnya gaji saja Pak," ungkap Sigit sambil tertawa lagi.
Meski demikian, dia mengaku telah berbicara banyak dengan anak buahnya di DJP. Ketika proses administrasi lancar, maka April 2015 remunerasi tersebut akan masuk ke rekening pegawai. "Begitu disetujui DPR, awal April akan bisa diterima semua pegawai. Jadi tenang saja," tndasnya.
"Sebelum itu (uang) masuk ke rekening, kita sih belum percaya. Itu juga omongan dari teman-teman yang lain," ujar Sigit sambil tertawa dan disambut pula oleh tawa anggota XI DPR, Jakarta, Kamis (12/2/2015).
Rasa sumringah ini adalah efek dari pegawai pajak yang sudah cukup lama tak menerima kenaikan remunerasi. Seringkali kenaikan remunerasi digaungkan, tapi tidak pernah terealisasi.
"Kita sudah lama dengar remunerasi, tapi enggak terealisasi. Jadi sekarang butuh kepastian saja. Karena mereka tak mengerti Perpres. Butuhnya gaji saja Pak," ungkap Sigit sambil tertawa lagi.
Meski demikian, dia mengaku telah berbicara banyak dengan anak buahnya di DJP. Ketika proses administrasi lancar, maka April 2015 remunerasi tersebut akan masuk ke rekening pegawai. "Begitu disetujui DPR, awal April akan bisa diterima semua pegawai. Jadi tenang saja," tndasnya.
(izz)
Lihat Juga :