Wall Street Naik Tajam Didukung Sektor Teknologi
Jum'at, 13 Februari 2015 - 09:00 WIB
Wall Street Naik Tajam Didukung Sektor Teknologi
A
A
A
NEW YORK - Indeks saham di Wall Street pada perdagangan Kamis waktu setempat berakhir naik tajam, dengan indeks Nasdaq menguat ke level tertinggi dalam 15 tahun terakhir didukung sektor teknologi.
Tercatat, delapan dari 10 sektor di indeks S&P 500 menguat, dengan sektor teknologi informasi melonjak 1,6%. Adapun saham Cisco Systems (CSCO.O) naik 9,4% menjadi USD29,46, kenaikan terbesar sejak Mei 2013 setelah laporan kinerja keuangan mengalahkan ekspektasi.
Saham TripAdvisor Inc (TRIP.O) melesat 22,5% menjadi USD82,40 sehari setelah laporan pendapatan melampaui proyeksi. Sementara saham Expedia (EXPE.O) melonjak 14,5% menjadi USD89,57.
Dengan 76% emiten di indeks S&P 500 yang telah telah melaporkan kinerja, sekitar 71,4% perusahaan melampaui ekspektasi laba bersih, sementara 56,8% melampaui pendapatan.
Kenaikan ini juga didukung meredanya ketegangan antara Rusia dan Ukraina, yang setuju melakukan gencatan senjata.
Di luar negeri, pemimpin Jerman, Perancis, Rusia dan Ukraina menyetujui kesepakatan untuk mengakhiri pertempuran di timur Ukraina, sehingga berpotensi menghilangkan kekhawatiran investor global, meskipun perjanjian tersebut masih rapuh.
Berita itu memberikan kontribusi terhadap harga minyak yang naik 4,9%, sehingga mengangkat sektor energi di indeks S&P (SPNY) yang menguat 1,3%.
"Ada situasi yang membaik karena berkurangnya risiko geopolitik, dan kenaikan di sektor energi sangat membantu menguatnya pasar saham," kata Kepala Investasi di Fidusia Trust Co Michael Mullaney seperti dilansir dari Reuters, Jumat (13/2/2015).
Adapun data ekonomi AS, seperti klaim pengangguran naik lebih dari yang diharapkan pada minggu terakhir, sementara penjualan ritel hampir rebound pada Januari. Selain itu, persediaan bisnis naik kurang dari yang diharapkan pada Desember.
Dow Jones Industrial Average ditutup naik 110,24 poin atau 0,62% ke 17.972,38; indeks S&P 500 naik 19,95 poin atau 0,96% ke 2.088,48; dan indeks Nasdaq bertambah 56,43 poin atau 1,18% ke 4.857,61.
Indeks Nasdaq berakhir pada rekor tertinggi sejak Maret 2000, sedangkan S&P 500 berakhir sekitar 0,1% di bawah rekor penutupan pada 29 Desember 2014.
Sekitar 6,72 miliar saham ditransaksikan di semua platform AS. Volume tersebut di bawah rata-rata bulanan sebanyak 7,31 miliar lembar saham.
Tercatat, delapan dari 10 sektor di indeks S&P 500 menguat, dengan sektor teknologi informasi melonjak 1,6%. Adapun saham Cisco Systems (CSCO.O) naik 9,4% menjadi USD29,46, kenaikan terbesar sejak Mei 2013 setelah laporan kinerja keuangan mengalahkan ekspektasi.
Saham TripAdvisor Inc (TRIP.O) melesat 22,5% menjadi USD82,40 sehari setelah laporan pendapatan melampaui proyeksi. Sementara saham Expedia (EXPE.O) melonjak 14,5% menjadi USD89,57.
Dengan 76% emiten di indeks S&P 500 yang telah telah melaporkan kinerja, sekitar 71,4% perusahaan melampaui ekspektasi laba bersih, sementara 56,8% melampaui pendapatan.
Kenaikan ini juga didukung meredanya ketegangan antara Rusia dan Ukraina, yang setuju melakukan gencatan senjata.
Di luar negeri, pemimpin Jerman, Perancis, Rusia dan Ukraina menyetujui kesepakatan untuk mengakhiri pertempuran di timur Ukraina, sehingga berpotensi menghilangkan kekhawatiran investor global, meskipun perjanjian tersebut masih rapuh.
Berita itu memberikan kontribusi terhadap harga minyak yang naik 4,9%, sehingga mengangkat sektor energi di indeks S&P (SPNY) yang menguat 1,3%.
"Ada situasi yang membaik karena berkurangnya risiko geopolitik, dan kenaikan di sektor energi sangat membantu menguatnya pasar saham," kata Kepala Investasi di Fidusia Trust Co Michael Mullaney seperti dilansir dari Reuters, Jumat (13/2/2015).
Adapun data ekonomi AS, seperti klaim pengangguran naik lebih dari yang diharapkan pada minggu terakhir, sementara penjualan ritel hampir rebound pada Januari. Selain itu, persediaan bisnis naik kurang dari yang diharapkan pada Desember.
Dow Jones Industrial Average ditutup naik 110,24 poin atau 0,62% ke 17.972,38; indeks S&P 500 naik 19,95 poin atau 0,96% ke 2.088,48; dan indeks Nasdaq bertambah 56,43 poin atau 1,18% ke 4.857,61.
Indeks Nasdaq berakhir pada rekor tertinggi sejak Maret 2000, sedangkan S&P 500 berakhir sekitar 0,1% di bawah rekor penutupan pada 29 Desember 2014.
Sekitar 6,72 miliar saham ditransaksikan di semua platform AS. Volume tersebut di bawah rata-rata bulanan sebanyak 7,31 miliar lembar saham.
(rna)
Lihat Juga :