Emas Global Naik karena Penjualan Retail AS Melemah

Jum'at, 13 Februari 2015 - 09:33 WIB
Emas Global Naik karena...
Emas Global Naik karena Penjualan Retail AS Melemah
A A A
SINGAPURA - Harga emas global melanjutkan kenaikan setelah rebound dari level terendah dalam sebulan karena melemahnya penjualan retail di Amerika Serikat (AS), sehingga mendorong permintaan logam mulia.

Emas untuk pengiriman segera diperdagangkan pada USD1.224,34 per ons pada pukul 08.53 pagi di Singapura dari sebelumnya di USD1.221,98.

Emas naik 3,4% sepanjang tahun ini karena krisis utang Yunani dan stimulus di Eropa dan Asia mengimbangi dampak dari menguatnya USD dan prospek suku bunga AS.

Pembicaraan antara Yunani dan pejabat kawasan Eropa akan dilanjutkan pada Jumat waktu setempat setelah sebelumnya gagal mencapai kesepakatan perpanjangan bailout ke Yunani.

Sementara USD turun paling dalam hampir lima bulan setelah anjloknya angka penjualan ritel. USD berada di 1.163,66 dari sebelumnya di level 1.163,11.

Australia and New Zealand Group dalam sebuah catatannya menyatakan bahwa data penjualan retail AS yang di bawah perkiraan mengangkat daya tarik emas di tengah melemahnya USD.

"Terkait Yunani, investor akan mencari tanda-tanda perkembangan yang lebih konkret," tulisnya seperti dilansir dari Bloomberg, Jumat (13/2/2015).

Sementara turunnya harga bahan bakar dan tingginya upah gagal mendorong kenaikan dalam penjualan ritel AS pada Januari.

Emas untuk pengiriman April naik 0,3% menjadi USD1.224,40 per ons di Comex di New York. Perak untuk pengiriman segera naik 0,3% menjadi USD16,9097 per ons.

Sedangkan platinum naik 0,4% menjadi 1.203,13 per ons dan palladium naik 0,2% menjadi USD776,06 per ons.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
10 Negara Penghasil...
10 Negara Penghasil Emas Terbesar di Dunia, Termasuk Indonesia
Negara-Negara Penghasil...
Negara-Negara Penghasil Harta Karun Emas Terbesar di Dunia
Harga Emas Diramal akan...
Harga Emas Diramal akan Tembus Rp2,1 Juta per Gram
Jeblok Lagi, Harga Emas...
Jeblok Lagi, Harga Emas Antam Turun Rp4.000 per Gram
Awal Pekan Harga Si...
Awal Pekan Harga Si Kuning Mager dari Level Rp929.000 per Gram
Naik Rp3.000, Harga...
Naik Rp3.000, Harga Emas Nangkring di Level Rp932.000 per Gram
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
59 menit yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
1 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
1 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
2 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
2 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
3 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved