OJK Optimistis IHSG Mampu Cetak Rekor
Sabtu, 14 Februari 2015 - 09:44 WIB
OJK Optimistis IHSG Mampu Cetak Rekor
A
A
A
JAKARTA - Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nurhaida optimistis Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mampu mencetak rekor perdagangan pada tahun ini. Hal tersebut melihat raihan positif IHSG hari ini seiring meningkatnya kepercayaan investor terhadap pasar modal di Tanah Air.
"Naik turunnya indeks itu tergantung persepsi. Kenaikan tinggi ini menunjukkan kepercayaan masyarakat kita yang tinggi," ujarnya di rumah makan Pong ME Jakarta, Jumat (13/2/2015).
Selain itu, lanjut dia, hal yang memengaruhi meningkatkannya IHSG hari ini tidak lepas dari sentimen domestik dan kondisi global. "Kondisi domestik kita juga bagus, global saat ini juga bagus. Apalagi dengan adanya program pembangunan infrastruktur dalam negeri. Memberi dampak positif terhadap persepsi investor," terangnya.
Nurhaida berharap para investor tidak terpengaruh pada sentimen atau tren yang ada setiap hari. Namun, melihat secara prospek jangka panjang atau fundamental. Diperkirakan prospek pasar modal Indonesia ke depan akan semakin bagus.
"Sentimen negatif akan menurunkan indeks, para investor sebaiknya melihat secara fundamental. Kita berusaha agar menjaga kepercayaan investor dan bagaimana kita mengawasi pasar modal," ujarnya.
Seperti diberitakan, IHSG pada perdagangan hari terakhir pekan ini ditutup melanjutkan kenaikan dan memperbaiki rekor sebelumnya. IHSG melonjak 30,75 poin atau 0,58% ke level 5.374,17.
IHSG pagi tadi dibuka memperpanjang reli didukung positifnya Wall Street. IHSG menguat 21,42 poin atau 0,40% ke level 5.364,83 dan pada akhir sesi I parkir 5.368,17.
"Naik turunnya indeks itu tergantung persepsi. Kenaikan tinggi ini menunjukkan kepercayaan masyarakat kita yang tinggi," ujarnya di rumah makan Pong ME Jakarta, Jumat (13/2/2015).
Selain itu, lanjut dia, hal yang memengaruhi meningkatkannya IHSG hari ini tidak lepas dari sentimen domestik dan kondisi global. "Kondisi domestik kita juga bagus, global saat ini juga bagus. Apalagi dengan adanya program pembangunan infrastruktur dalam negeri. Memberi dampak positif terhadap persepsi investor," terangnya.
Nurhaida berharap para investor tidak terpengaruh pada sentimen atau tren yang ada setiap hari. Namun, melihat secara prospek jangka panjang atau fundamental. Diperkirakan prospek pasar modal Indonesia ke depan akan semakin bagus.
"Sentimen negatif akan menurunkan indeks, para investor sebaiknya melihat secara fundamental. Kita berusaha agar menjaga kepercayaan investor dan bagaimana kita mengawasi pasar modal," ujarnya.
Seperti diberitakan, IHSG pada perdagangan hari terakhir pekan ini ditutup melanjutkan kenaikan dan memperbaiki rekor sebelumnya. IHSG melonjak 30,75 poin atau 0,58% ke level 5.374,17.
IHSG pagi tadi dibuka memperpanjang reli didukung positifnya Wall Street. IHSG menguat 21,42 poin atau 0,40% ke level 5.364,83 dan pada akhir sesi I parkir 5.368,17.
(dmd)
Lihat Juga :