Kenaikan Gaji Pegawai Pajak Dinilai Wajar

Minggu, 15 Februari 2015 - 10:13 WIB
Kenaikan Gaji Pegawai...
Kenaikan Gaji Pegawai Pajak Dinilai Wajar
A A A
JAKARTA - Kenaikan gaji pegawai Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak) Kementerian Keuangan yang akan dilakukan mulai bulan depan dinilai sejumlah pihak wajar. Hal ini mengingat telah tujuh tahun tak mengalami kenaikan.

Pengamat perpajakan dari Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA), Yustinus Prastowo mengatakan, kenaikan gaji tersebut sedikit banyak akan memengaruhi kinerja para pegawai Ditjen Pajak. Terlebih, beban kerja untuk menggenjot penerimaan negara dari sektor perpajakan semakin berat.

"Logikanya berpengaruh, karena kan selama ini sudah tujuh tahun tidak meningkat. Sementara beban kerja semakin berat. Jadi, kalau dari sisi itu ini akan menambah semangat, dan memengaruhi kinerja," ujarnya ketika dihubungi Sindonews, Minggu (15/2/2015).

Menurutnya, yang terpenting saat ini strategi agar PNS perpajakan tersebut bisa bekerja profesional, dengan kinerja yang terukur baik. "Bagaimana dengan tambahan remunerasi itu bisa buat strategi supaya mereka bisa bekerja profesional dan kinerjanya terukur dengan baik," terangnya.

Hal senada disampaikan, pengamat pajak Danny Darussalam Tax Center, Darussalam. Dia menyebutkan, kenaikan gaji tersebut sedianya sebagai penyesuaian dari hitungan inflasi. Terlebih, pegawai pajak sudah tujuh tahun tidak mengalami kenaikan gaji.

"Terus terang ini (kenaikan gaji) juga untuk motivasi dalam pencapaian target yang memang tahun ini luar biasa signifikan kenaikan. Jadi, menurut saya ada korelasinya dalam rangka pencapaian target itu sendiri," tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, pemerintah telah meminta tambahan anggaran remunerasi Rp4 triliun untuk Ditjen Pajak Kementerian Keuangan. Dana tersebut akan digunakan sebagai kebutuhan kenaikan remunerasi yang menjadi 'vitamin' bagi pegawai pajak agar mampu mencapai target penerimaan pajak pemerintah.
(dmd)
Berita Terkait
Ditjen Pajak Ungkap...
Ditjen Pajak Ungkap 59,3 Juta Wajib Pajak Sudah Padankan NIK Menjadi NPWP
Korupsi Ditjen Pajak,...
Korupsi Ditjen Pajak, Menkeu Bebas Tugaskan Pejabat Ditjen Pajak
Tiba di KPK, Kepala...
Tiba di KPK, Kepala Kantor Pajak Madya Jaktim Wahono Saputro Bungkam
Kasus Suap Pajak, Ditjen...
Kasus Suap Pajak, Ditjen Imigrasi Cegah 2 ASN Ditjen Pajak
Kanwil DJP Sulselbartra...
Kanwil DJP Sulselbartra Masifkan Kampanye Simpatik PPS
Diongkosi Hotel hingga...
Diongkosi Hotel hingga Tiket, Fee Pajak Rp15 Miliar Dibagi Rata Pejabat-Tim Pemeriksa
Berita Terkini
20 Negara Penyumbang...
20 Negara Penyumbang Terbesar Defisit Perdagangan AS Tahun 2024, Indonesia Urutan Berapa?
4 jam yang lalu
Kena Tarif Impor 32%,...
Kena Tarif Impor 32%, Indonesia Terus Berkomunikasi Intensif dan Melobi Amerika Serikat
5 jam yang lalu
5 Ruas Tol Trans Sumatera...
5 Ruas Tol Trans Sumatera Digratiskan Selama Arus Balik 2025, Cek Daftarnya
6 jam yang lalu
Tarif Trump 32 Persen...
Tarif Trump 32 Persen Ancam Ekspor Indonesia, Ini Langkah Mitigasi Pemerintah
6 jam yang lalu
Kena Tarif Impor Trump...
Kena Tarif Impor Trump 32 Persen, Indonesia Butuh Gebrakan
7 jam yang lalu
Trump Tampar RI dengan...
Trump Tampar RI dengan Tarif Impor 32%, Sektor Industri Ini Bakal Telan Pil Pahit
8 jam yang lalu
Infografis
Gaji Rata-Rata Pekerja...
Gaji Rata-Rata Pekerja di Indonesia, Lulusan S1 hingga S3 Miris
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved