Menteri Marwan Kembangkan Desa Mandiri Energi

Senin, 16 Februari 2015 - 00:38 WIB
Menteri Marwan Kembangkan...
Menteri Marwan Kembangkan Desa Mandiri Energi
A A A
JAKARTA - Masih banyaknya desa yang belum teraliri listrik membuat prihatin Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes-PDTT) Marwan Jafar. Apalagi kebutuhan desa terhadap energi listrik saat ini semakin bertambah. Untuk itu, dia akan mengembangkan desa mandiri energi.

"Bagaimana desa mau berkembang, pelayanan sosialnya berjalan, kegiatan ekonominya maju, masyarakatnya sejahtera, jika kebutuhan energi listriknya saja tidak terpenuhi dengan baik," ujar Marwan dalam siaran persnya, Minggu (15/2/2015).

Dia akan mengupayakann solusi terhadap masalah ini, di antaranya melalui pengembangan desa mandiri energi di desa-desa yang sulit dijangkau PLN. Seperti desa-desa tertinggal, terpencil dan di perbatasan, yang jumlahnya 10 ribuan desa atau 13 persen dari seluruh desa di Indonesia.

Pengembangan desa mandiri energi dilakukan dengan memanfaatkan potensi sumberdaya yang ada di desa secara maksimal dalam memenuhi kebutuhan energi listriknya sendiri, sekaligus menghilangkan ketergantungan terhadap pasokan energi listrik dari luar.

"Kita akan dorong setiap desa memiliki kemampuan untuk memenuhi sendiri lebih dari 60 persen kebutuhan energi listriknya dan bahan bakarnya, dari energi terbarukan yang dihasilkan melalui pendayagunaan sumberdaya yang dimiliki desa" ungkap Marwan.

Menurutnya, desa memiliki banyak sumberdaya yang dapat menghasilkan energi listrik, baik dari sumber pertanian yang bisa menghasilkan biofuel dan agrofuel, maupun dari sumber nonpertanian seperti penggunaan mikrohidro, tenaga surya dan biogas.

"Semua sumberdaya ini tersedia di desa, sifatnya terbarukan dan ramah lingkungan, bisa menghasilkan energi listrik yang mencukupi kebutuhan desa secara mandiri tanpa tergantung lagi pasokan dari luar" Menteri Marwan menambahkan.

Untuk mewujudkan desa mandiri energi diperlukan dana yang tidak sedikit. Tidak cukup jika hanya mengandalkan sumber pendanaan dari Pemerintah. Diperlukan keikutsertaan kalangan swasta termasuk dunia usaha, di antaranya melaui program Corporate Social Responsibilty (CSR). Untuk itu Menteri Marwan akan menggandeng BUMN dan pengusaha swasta untuk mendukung program ini.

"Jika desa dapat mewujudkan kemandirian dalam pemenuhan kebutuhan energinya, saya optimis desa dengan sendirinya akan berkembang, kegiatan sosial dan ekonominya akan berjalan baik, masyarakatnya bisa berusaha dan bekerja, memiliki pendapatan untuk hidup layak dan sejahtera" imbuh Mantan Ketua Fraksi PKB DPR ini.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
DPD IMM Jakarta Siap...
DPD IMM Jakarta Siap Berkolaborasi Bangun Desa dan Daerah Tertinggal
TMMD 114 Kodim 0510/Tigaraksa...
TMMD 114 Kodim 0510/Tigaraksa Bakti untuk Negeri
Dorong Pertumbuhan Ekonomi...
Dorong Pertumbuhan Ekonomi Desa, PT Djarum Gencar Tingkatkan Kapasitas BUMDes
Pemkab Bogor Berhasil...
Pemkab Bogor Berhasil Hapus Desa Tertinggal melalui Program Pancakarsa
PGN Tegaskan Komitmen...
PGN Tegaskan Komitmen Jadi Mitra Pembangunan Desa Tertinggal
Mendes Beberkan Kenaikan...
Mendes Beberkan Kenaikan Status Desa-desa di Tanah Air
Berita Terkini
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
41 menit yang lalu
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
1 jam yang lalu
Kunjungi Rest Area Cipularang,...
Kunjungi Rest Area Cipularang, COO Danantara Puji Transformasi Layanan Tol Jasa Marga
1 jam yang lalu
Harga Emas Naik 5 Ribu...
Harga Emas Naik 5 Ribu Hari Ini, Termurah Dijual Rp1.370.000
2 jam yang lalu
Lippoland Kembangkan...
Lippoland Kembangkan OAZE sebagai Pusat Kehidupan Baru di Cikarang
2 jam yang lalu
Kuasai 25% Kekayaan...
Kuasai 25% Kekayaan Miliarder AS: 144 Imigran Terkaya Pecahkan Rekor Rp39.261 Triliun
2 jam yang lalu
Infografis
Pete Hegseth, Menteri...
Pete Hegseth, Menteri Perang AS yang Dikenal Rasis, Radikal, dan Pemabuk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved