RI Harus Benahi Ekonomi agar Dapat Kepercayaan Dunia
Rabu, 18 Februari 2015 - 13:55 WIB
RI Harus Benahi Ekonomi agar Dapat Kepercayaan Dunia
A
A
A
JAKARTA - Kegiatan Forum Ekonomi Dunia di Asia Timur yang akan berlangsung di Indonesia, menjadi momok penting bahwa dunia mulai perhatian pada ekonomi Indonesia. Karena itu, Indonesia harus bebenah diri agar mendapat kepercayaan dari dunia soal pertumbuhan ekonomi.
"Tapi ini konteksnya Indonesia dan Asia secara keseluruhan, mengingat pertumbuhan ekonomi dunia dianggap belum menentu," kata Dirjen Kerjasama Perdagangan Internasional Kementerian Perdagangan (Kemendag) Bachrul Chairi di Jakarta, Rabu (18/2/2015).
Dia berharap lokomotif ekonomi dunia yang biasanya ada di Amerika Serikat dan Eropa, bisa bergeser ke negara lainnya di belahan dunia lain.
"Kita tahu dalam analisa-analisa ekonomi malah justru emerging market seperti India, china dan negara-negara seperti ASEAN pertumbuhannya di atas pertumbuhan dunia," ujarnya.
Hal tersebut juga merupakan entering internasional yang mulai menaruh trust kepada negara Asia, karena itulah yang terjadi bahwa saatnya era negara-negara Asia jadi leading dalam pertumbuhan ekonomi dunia.
"Karena itu Indonesia dipilih dua kali, karena ada stabilitas yang sudah teruji dengan demokrasi yang kita miliki," pungkas Bachrul.
(Baca: Indonesia Harus Manfaatkan Forum Ekonomi Dunia)
"Tapi ini konteksnya Indonesia dan Asia secara keseluruhan, mengingat pertumbuhan ekonomi dunia dianggap belum menentu," kata Dirjen Kerjasama Perdagangan Internasional Kementerian Perdagangan (Kemendag) Bachrul Chairi di Jakarta, Rabu (18/2/2015).
Dia berharap lokomotif ekonomi dunia yang biasanya ada di Amerika Serikat dan Eropa, bisa bergeser ke negara lainnya di belahan dunia lain.
"Kita tahu dalam analisa-analisa ekonomi malah justru emerging market seperti India, china dan negara-negara seperti ASEAN pertumbuhannya di atas pertumbuhan dunia," ujarnya.
Hal tersebut juga merupakan entering internasional yang mulai menaruh trust kepada negara Asia, karena itulah yang terjadi bahwa saatnya era negara-negara Asia jadi leading dalam pertumbuhan ekonomi dunia.
"Karena itu Indonesia dipilih dua kali, karena ada stabilitas yang sudah teruji dengan demokrasi yang kita miliki," pungkas Bachrul.
(Baca: Indonesia Harus Manfaatkan Forum Ekonomi Dunia)
(izz)
Lihat Juga :