Dirut BNI: Merger BNI-Mandiri Kemungkinan Sangat Sulit

Rabu, 18 Februari 2015 - 16:47 WIB
Dirut BNI: Merger BNI-Mandiri...
Dirut BNI: Merger BNI-Mandiri Kemungkinan Sangat Sulit
A A A
JAKARTA - Direktur Utama (Dirut) PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) Gatot Suwondo menilai, kesiapan merger antara BNI dan PT Bank Mandiri Tbk memiliki banyak kendala.

Gatot memaparkan, rencana merger memerlukan proses tidak sebentar dan biaya mahal. Dengan kendala ini, menurutnya, rencana tersebut tidak akan terjadi.

"Banyak kekurangan, terutama dengan anak-anak usaha yang akan dikonsolidasikan serta yang sudah bermitra dengan perusahaan asing, kemungkinan sangat sulit," ujarnya di Jakarta, Rabu (18/2/2015).

Hal lain yang juga menjadi ganjalan adalah dalam hal gaji. Pasalnya, kedua bank plat merah ini memiliki gaji berbeda. Pegawai yang gajinya sudah tinggi enggan diturunkan angkanya agar setara.

"Sebaliknya yang lebih rendah mau tinggi, ini makan cost lagi. Makanya itu bakal memberatkan perusahaan," jelasnya.

Karena itu, Gatot menyesalkan isu merger ini masih terus dimainkan sebab akan mengakibatkan fokus kinerja bisnis perusahaan terganggu.

"Pesaing di perbankan pun bisa melihat peluang dari celah tersebut, juga menciptakan monopoli karena kedua bank akan menjadi satu dan besar, imbasnya ke bank yang lebih kecil," pungkasnya.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pemerintah Target Bank...
Pemerintah Target Bank Syariah Indonesia Tbk Masuk Top 10 Dunia
BNI Hadir Lebih Dekat...
BNI Hadir Lebih Dekat di HUT ke-79, Sapa Nasabah Rayakan Momen Perjalanan Tumbuh Bersama
Tiga Bank Syariah Milik...
Tiga Bank Syariah Milik Pemerintah Satukan Kekuatan
HUT BNI ke-74, Pegawai...
HUT BNI ke-74, Pegawai dan Serikat Pekerja Sebar 146.000 Paket Sembako
BNI Ubah Jam Operasional...
BNI Ubah Jam Operasional Selama Bulan Ramadan
BNI Catat Kenaikan Transaksi...
BNI Catat Kenaikan Transaksi Nasabah Premium di Private Event BNI-Emirates Travel Fair 2025
Berita Terkini
Prabowo Targetkan Pangkas...
Prabowo Targetkan Pangkas 1.000 BUMN Jadi Tinggal Tersisa 250
20 menit yang lalu
Pahami Prosedur Pemisahan...
Pahami Prosedur Pemisahan dah Pecah Sertifikat Tanah, Berikut Syaratnya
33 menit yang lalu
Potongan Aplikator 8%...
Potongan Aplikator 8% Hanya untuk Ojol Bukan Taksi Online, Begini Kata Menhub
1 jam yang lalu
Rencana Batasan Tar-Nikotin...
Rencana Batasan Tar-Nikotin dan Penyeragaman Kemasan Dinilai Ancam Industri Kretek Nasional
1 jam yang lalu
Bandara Husein Sastranegara...
Bandara Husein Sastranegara Dibuka Lagi, Bagaimana Nasib Kertajati?
3 jam yang lalu
Ekspor Batu Bara Dibuka...
Ekspor Batu Bara Dibuka Lagi, Pasokan 141 Juta Metrik Ton Diamankan demi Cegah Pemadaman Listrik
4 jam yang lalu
Infografis
7 Nama Sangat Diperhitungkan...
7 Nama Sangat Diperhitungkan Jadi KSAD Pengganti Maruli Simanjuntak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved