Pemerintah Harus Hati-hati Wacana Merger Emiten

Kamis, 19 Februari 2015 - 08:26 WIB
Pemerintah Harus Hati-hati...
Pemerintah Harus Hati-hati Wacana Merger Emiten
A A A
JAKARTA - Pakar Hukum Pasar Modal Indra Safitri mengingatkan pemerintah atas wacana merger bank BUMN yang sudah jadi emiten, yakni PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) agar dilakukan hati-hati. Hal ini karena mereka sudah menjadi perusahaan terbuka di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Menurutnya, polemik merger dua bank pelat merah tersebut seharusnya diperhitungkan dan dipersiapkan secara matang sejak lama. "Otoritas Jasa Keuangan (OJK) diharapkan mampu mengambil peran secara tegas dalam menghadang berbagai isu yang dapat memengaruhi kericuhan terkait harga saham perusahaan publik," ujarnya di Plaza Central, Jakarta, Rabu (18/2/2015).

Menurut Indra, OJK harus memberikan peringatan (warning) kepada semua pihak. Dia menilai setiap ucapan pejabat terkait kebijakan perusahaan dapat memengeruhi pergerakan harga saham kedua emiten tersebut.

"Permasalahan marger antara BNI dan Mandiri berbeda dengan waktu dulu saat beberapa bank digabungkan menjadi Bank Mandiri. Sebab, waktu dulu Mandiri belum jadi perusahaan publik," jelasnya.

Indra menegaskan, merger bukan kepentingan perusahaan tapi juga ada kepentingan beberapa pihak seperti stakholder dan masyarakat.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Emiten Talk : Pandemi...
Emiten Talk : Pandemi Beranjak, Mobilitas Menanjak dan Emiten-emiten Kian Melonjak
Votalitas Harga Saham...
Votalitas Harga Saham Emiten Nikel
Tingkatkan Kinerja,...
Tingkatkan Kinerja, Wahana Inti Selaras Terbitkan Obligasi Rp2 Triliun
TBS Energi Tumbuh Positif...
TBS Energi Tumbuh Positif di Tengah Transformasi Bisnis Berkelanjutan
Sebar Dividen Rp67 Miliar,...
Sebar Dividen Rp67 Miliar, Intip Kunci Keberhasilan INPP di Pasar Properti
Langkah Strategis PGAS...
Langkah Strategis PGAS Jadi Sentimen Positif Bagi Market
Berita Terkini
AS-Iran Saling Gempur,...
AS-Iran Saling Gempur, Harga Minyak Dunia Melonjak Tembus USD88 per Barel
37 menit yang lalu
Dulu Dijajah Belanda,...
Dulu Dijajah Belanda, Kini Digerus Impor? Mantan Menkeu Ungkap Jurus Jitu Cetak Ekonomi Tumbuh 8%
10 jam yang lalu
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
11 jam yang lalu
Asabri Dorong Transformasi...
Asabri Dorong Transformasi Layanan Berbasis ESG, Kepuasan Peserta Capai 96,03%
13 jam yang lalu
Distribusi BBM di Kota...
Distribusi BBM di Kota Medan Makin Lancar, Antrean di SPBU Mulai Normal
14 jam yang lalu
Jebakan Ilusi PDB, Mantan...
Jebakan Ilusi PDB, Mantan Menkeu Fuad Bawazier Ungkap Fakta di Balik Utang RI Rp8.000 Triliun
14 jam yang lalu
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved