Penyebab Penetrasi Asuransi di Indonesia Rendah

Sabtu, 21 Februari 2015 - 07:31 WIB
Penyebab Penetrasi Asuransi...
Penyebab Penetrasi Asuransi di Indonesia Rendah
A A A
JAKARTA - Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan, tingkat penetrasi asuransi di Indonesia dibandingkan negara tetangga masih rendah. Di mana pada tahun lalu tingkat penetrasi asuransi nasional hanya 2,14%.

Muliaman mengungkapkan hal ini terjadi karena beberapa hal. Salah satunya disebabkan literasi asuransi yang masih minim.

"Untuk melakukan penetrasi asuransi di kalangan masyarakat Indonesia cukup sulit. Apalagi ditawarkan kepada orang yang pernah klaim asuransi, tapi tidak dibayar akan lebih sulit” ujarnya di Kantor OJK, Jakarta, Jumat (20/2/2015).

Muliaman menyebutkan penetrasi 2,4% lebih kecil dibandingkan dengan Thailand yang mencapai 4,7%, Malaysia 4,9%, dan Singapura 6,5%.

"Di samping itu, industri asuransi Indonesia juga menghadapi persoalan neraca pembayaran asuransi ke luar negeri. Dari data terakhir yang dimiliki OJK, yakni neraca pembayaran asuransi Indonesia ke luar negeri defisit Rp8 triliun pada tahun lalu. Angka ini lebih buruk ketimbang tahun 2012 sebesar Rp4,99 triliun," bebernya.

Karena itu, OJK meminta kepada pelaku industri asuransi untuk melakukan edukasi kepada masyarakat. Mereka juga harus meningkatkan sumber daya manusia (SDM). Salah satunya terkait kekurangan tenaga aktuaris.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Duh, OJK Sebut Tingkat...
Duh, OJK Sebut Tingkat Inklusi Literasi Sektor Asuransi di Indonesia Memprihatinkan
Asosiasi Pengendara...
Asosiasi Pengendara Ojol Tolak Wacana Asuransi Wajib untuk Kendaraan
OJK Kasih Izin Asuransi...
OJK Kasih Izin Asuransi Dijual Online, 6 Perusahaan Kantongi Restu
OJK Minta Industri Asuransi...
OJK Minta Industri Asuransi Berhati-hati, Ada Apa Ya?
Langgar Ketentuan, Asuransi...
Langgar Ketentuan, Asuransi WanaArtha Kena Sanksi OJK
OJK Beberkan 3 Tantangan...
OJK Beberkan 3 Tantangan Utama Industri Asuransi Tahun Depan
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
2 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
3 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
4 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
4 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
4 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
4 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved