Pertumbuhan Maskapai Tak Seiring SDM dan Infrastruktur

Sabtu, 21 Februari 2015 - 18:19 WIB
Pertumbuhan Maskapai...
Pertumbuhan Maskapai Tak Seiring SDM dan Infrastruktur
A A A
JAKARTA - Pengamat Penerbangan Chappy Hakim menjelaskan, bahwa pertumbuhan industri maskapai yang masif saat ini tidak diimbangi dengan Sumber Daya Manusia (SDM) dan infrastruktur yang memadai.

Chappy mengharapkan agar mempersempit kesenjangan antara pertumbuhan dan dua hal tersebut. Setelah adanya booming maskapai, terjadi pertumbuhan yang fantastis tetapi kekurangan SDM seperti pilot dan teknisi.

"Masih kurang, tertinggal, dan juga infrastruktur. Kendala delay salah satu sebabnya, contoh di Bandara Soekarno Hatta designnya hanya mampu 22 juta penumpang per tahun. Design sekarang malah 66 juta. Membuat satu kesenjangan kekurangan infrastruktur, membuat amburadul," ujarnya di Menteng, Jakarta, Sabtu (21/2/2015).

Hal ini menurutnya merupakan tantangan besar. Bagaimana semua pihak dapat mempersempit kesenjangan yang berlangsung agar tak terlalu jauh.

"Kita punya kesenjangan jauh. Maskapai dan jumlah pesawat tidak seimbang. Lalu infrastruktur, kita salah menikmati pertumbuhan maskapai. Bukan berarti pertumbuhan maskapai berarti perekonomian bagus," jelas dia.

Terlihat dengan semakin banyaknya masyarakat yang menggunakan jasa pesawat terbang. Menurut Chappy, ini bisa fatal kalau tidak membangun disiplin yang tanpa kompromi. Serta adanya continues monitoring (pengawasan berkelanjutan).

"Setelah menikmati itu, yang terjadi banyak kecelakaan. Dipertanyakan International Civil Aviation Organization (ICAO). Ada lebih dari 120 item yang tidak sesuai dengan regulasi keselamatan penerbangan internasional. Dengan kata lain kita penuhi syarat terjadinya kecelakaan," pungkas Chappy.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kerja Sama Mendukung...
Kerja Sama Mendukung Pertumbuhan Industri Penerbangan Helikopter di Indonesia
Tekad Pelaku Industri...
Tekad Pelaku Industri Penerbangan Non-Airline Pasca Asian Sky Forum 2024
Software Autocad Hadirkan...
Software Autocad Hadirkan Teknologi Peta 3D untuk Penerbangan
Kapan Bisnis Penerbangan...
Kapan Bisnis Penerbangan Pulih? Ini Proyeksi Moody's
Industri Penerbangan...
Industri Penerbangan RI Diramal Masih Sempoyongan Tahun Ini
Ini Alasan Mengapa Jendela...
Ini Alasan Mengapa Jendela Pesawat Memiliki Bentuk Oval
Berita Terkini
Prudential Indonesia...
Prudential Indonesia Catat 10 Tahun Beruntun dengan Jumlah MDRT Terbanyak di RI
7 menit yang lalu
Tok! BI Tahan Suku Bunga...
Tok! BI Tahan Suku Bunga Acuan Juli 2026 di level 5,75 Persen
14 menit yang lalu
Contek Dubai, Airlangga...
Contek Dubai, Airlangga Sebut Pusat Financial Berada di Zona Ekonomi Khusus
39 menit yang lalu
Italia Boncos, Bayar...
Italia Boncos, Bayar Rp500 Juta per Hari Cuma Buat Parkir Superyacht Sitaan Milik Miliarder Rusia
1 jam yang lalu
ADVAN Universe 2026...
ADVAN Universe 2026 Digelar di Bandung, Perkuat Ekosistem Talenta Digital
1 jam yang lalu
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
3 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved