Layanan Lion Air Buruk, Tarif Batas Bawah Dipertanyakan

Senin, 23 Februari 2015 - 05:07 WIB
Layanan Lion Air Buruk,...
Layanan Lion Air Buruk, Tarif Batas Bawah Dipertanyakan
A A A
JAKARTA - Pengamat penerbangan Dudi Sudibyo menilai pelayanan penumpang Lion Air yang semakin buruk, penetapan tarif batas bawah tidak relevan dengan perbaikan kualitas penerbangan di Tanah Air. Kebijakan ini pun dipertanyakan.

Dia berpendapat, pemerintah tidak cukup menerapkan tarif batas bawah penerbangan untuk perbaikan kualitas maskapai penerbangan. Namun, juga perlu menambah aparatur pengawas yang berfungsi sebagai regulator di bandara-bandara seluruh Indonesia.

‎"Memang pemerintah enggak ada tenaga untuk itu. Toh kurang orang, itu salah satu alasannya. Mau tegas pun susah," kata Dudi kepada Sindonews, Minggu (22/2/2015).

Dia menerangkan, ‎kebijakan tarif murah penerbangan dengan batas bawah minimal 40% dari batas atas dibuat lantaran pemerintah berasumsi dengan menetapkan aturan batas bawah maka akan menerapkan prosedur keselamatan dan pelayanan yang lebih baik .

"Semua maskapai yang beroperasi selalu (menekankan) nomor satu safety, nomor dua safety, nomor tiga safety. Makanya, saya sayangkan kebijakan ini karena banyak orang yang terhambat terbang," tandasnya.
(dyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Super Jet Resmi Beroperasi,...
Super Jet Resmi Beroperasi, Warga Net Pertanyakan THR Lion Air Selama Dua Tahun
Pesawat Lion Air Tergelincir
Pesawat Lion Air Tergelincir
3 Maskapai Milik Lion,...
3 Maskapai Milik Lion, Nomor 1 Rajanya Pelosok Tanah Air
3 Maskapai di Bawah...
3 Maskapai di Bawah Lion Air Group, Ini Daftarnya
Lion Air Investigasi...
Lion Air Investigasi Video Viral Paket yang Dilempar dari Pesawat
Pelamar Kerja Lion Air...
Pelamar Kerja Lion Air Membeludak, Jalan Suryadarma Tangerang Macet Parah
Berita Terkini
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Program CID
12 menit yang lalu
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
30 menit yang lalu
WYCE Targetkan Penjualan...
WYCE Targetkan Penjualan 100.000 Boks pada Tahun Pertama
52 menit yang lalu
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
1 jam yang lalu
DPR Solid Tolak Aturan...
DPR Solid Tolak Aturan Kemasan Polos Produk Tembakau dari Kemenkes
2 jam yang lalu
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
2 jam yang lalu
Infografis
Head to Head Irak vs...
Head to Head Irak vs Indonesia, Skuad Garuda Dihantui Rekor Buruk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved