BI-Kemendagri Kerja Sama Akses Data Kependudukan

Senin, 23 Februari 2015 - 11:18 WIB
BI-Kemendagri Kerja...
BI-Kemendagri Kerja Sama Akses Data Kependudukan
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) melakukan penandatanganan nota kesepahaman dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait ‎pemanfaatan Nomor Induk Kependudukan, Data Kependudukan, dan KTP Elektronik dalam layanan lingkup tugas Bank Indonesia.

Kegiatan yang dihadiri oleh Deputi Gubernur Bank Indonesia Halim Alamsyah‎ dan Irman selaku Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil Kementerian Dalam Negeri tersebut merupakan kerja sama lanjutan yang sebelumnya telah disepakati pada 6 Mei 2013.

Deputi Gubernur Bank Indonesia Halim Alamsyah mengatakan, ‎tindak lanjut kerja sama sempat tertunda cukup lama sebab banyak aspek yang perlu dikaji lebih lanjut, seperti kesiapan infrastruktur dan dampak kebijakan tersebut bagi BI maupun industri keuangan secara luas.‎

Menurut dia, untuk mendukung tugas BI, maka dibutuhkan informasi sebagai dasar mengambil kebijakan yang tepat untuk menjaga stabilitas ekonomi, pertumbuhan ekonomi serta stabilitas keuangan.

"Selama ini, kita menghimpun data melalui berbagai sumber maupun survei dari lembaga keuangan bank, non bank, pasar modal, bahkan sektor rumah tangga," terang Halim saat penandatanganan kerja sama NIK, data kependudukan, KTP Elektronik di Gedung BI, Jakarta, Senin (23/2/2015).

‎Lebih lanjut Halim menuturkan, BI mendukung penuh rencana pemberlakuan nomor induk kependudukan dan KTP elektronik. Selama ini, masalah mendasar yang dihadapi BI adalah pencatatan. Melalui kerja sama ini, masalah penyediaan data secara akurat dan tepat akan mudah terpenuhi.

Nantinya, data kependudukan akan dilakukan secara digital melalui pencatat data secara biometrik menggunakan sidik jari. Ini merupakan langkah maju untuk mengatasi masalah pencatatan data.

"Nantinya, data yang dihimpun akan bermanfaat secara luas untuk mendukung BI dan lembaga terkait, seperti meningkatkan efisiensi pelayanan kepada masyarakat untuk menyalurkan kredit," tandasnya.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
KPK: Ruangan Gubernur...
KPK: Ruangan Gubernur BI Turut Digeledah, Ada 2 Tersangka Dugaan Korupsi Dana CSR
Layanan BI-Fast Error,...
Layanan BI-Fast Error, Nasabah CIMB Niaga, BSI, BCA, hingga BNI Mengeluh di Media Sosial
Dugaan Korupsi Dana...
Dugaan Korupsi Dana CSR Bank Indonesia, BI Kooperatif dengan KPK
Perry Warjiyo Kembali...
Perry Warjiyo Kembali Terpilih jadi Gubernur BI Periode 2023-2028
Bank Indonesia Sebut...
Bank Indonesia Sebut Pemilihan Deputi Gubernur BI Melalui Sistem Meritokrasi
Tiga Kandidat Bersaing...
Tiga Kandidat Bersaing Uji Kelayakan Deputi Gubernur BI Hari Ini
Berita Terkini
Cara PAMA Ikut Meningkatkan...
Cara PAMA Ikut Meningkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat
9 menit yang lalu
Prabowo: 66,4 Juta Warga...
Prabowo: 66,4 Juta Warga RI Dapat LPG Subsidi, Lebih Banyak dari Penduduk Singapura
57 menit yang lalu
Menanti Peran Besar...
Menanti Peran Besar Pertamina dalam Proyek LNG Kelas Dunia Blok Masela
57 menit yang lalu
Purbaya Segera Temui...
Purbaya Segera Temui Kepala BGN, Bahas Pemotongan Anggaran MBG
1 jam yang lalu
Soal Investor PFII Bebas...
Soal Investor PFII Bebas Pajak hingga 50 Tahun, Purbaya: Masih Belum Tentu
1 jam yang lalu
Purbaya: Stabilitas...
Purbaya: Stabilitas Sistem Keuangan Tetap Terjaga di Semester I 2026
2 jam yang lalu
Infografis
5 Jurus Prabowo Percepat...
5 Jurus Prabowo Percepat Penciptaan Lapangan Kerja
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved