APBN 2015 Harus Perhatikan UMKM

Selasa, 24 Februari 2015 - 12:42 WIB
APBN 2015 Harus Perhatikan...
APBN 2015 Harus Perhatikan UMKM
A A A
JAKARTA - Pembangunan sektor pinggiran merupakan tujuan utama dari program kerja Presiden Joko Widodo (Jokowi). Sektor pinggiran ini bisa diartikan dalam beberapa hal, salah satunya pelaku pinggiran yang lebih banyak memotret soal UMKM yang saat ini lebih ke sektor yang terpinggirkan.

Hal tersebut dikatakan peneliti dari Indef Imaduddin Abdullah. Menurutnya, ada kontribusi lebih terhadap sektor PDB, namun keseriusan pemerintah dalam membangun sektor ini masih kurang.

"PDB dan penyerapan tenaga kerja cukup tinggi, tapi sektor ini luput dari perhatian serius pemerintah," katanya dalam diskusi bertemakan 'Mengawal Nawacita: Analisis Kritis terhadap APBNP 2015', di Jakarta, Selasa (24/2/2015).

Dia mengatakan, ada beberapa masalah yang sarat dalam UMKM selain masalah permodalan. Beberapa di antaranya kesulitan pemasaran, dan kurangnya keahlian. "Masalah-masalah ini harus dijawab dengan APBN 2015 milik pemerintah. Justru malah sekarang dipertanyakan, apakah APBN sudah membantu UMKM yang punya modal kurang?" Ungkapnya.

Menurutnya, tak bisa dipungkiri bahwa pemerintah sudah memberikan alokasi dana sekira Rp5 triliun melalui PMN, KUR, dan LPDB. Meski demikian, hal ini dinilai belum cukup untuk bisa mengcover akses perbankan.

"Dalam artiannya begini, supaya uang Rp5 triliun pemerintah itu bermanfaat untuk membangun, maka pemanfaatannya harus fokus kepada hal-hal yang tidak diakomodir perbankan. Di sisi lain, perlu peningkatan iklim usaha yang kondusif bagi UMKM," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
APBN per November 2024...
APBN per November 2024 Tekor Rp401,8 triliun
APBN Februari 2025 Defisit...
APBN Februari 2025 Defisit 0,13 Persen atau Rp31,2 Triliun
APBN Defisit Rp104,2...
APBN Defisit Rp104,2 Triliun per Maret 2025
APBN Kuartal I 2025...
APBN Kuartal I 2025 Tetap Terjaga
Simak! Kinerja APBN...
Simak! Kinerja APBN Mei 2022
Kinerja APBN 2021 Dinilai...
Kinerja APBN 2021 Dinilai Cukup Positif, Ini Penjelasannya
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
1 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
1 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
1 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
3 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
3 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
3 jam yang lalu
Infografis
Ukraina Harus Setor...
Ukraina Harus Setor Logam Tanah Jarang jika Ingin Dibantu AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved