Stop Pengiriman TKI Berpotensi Tingkatkan Pengangguran

Selasa, 24 Februari 2015 - 16:49 WIB
Stop Pengiriman TKI...
Stop Pengiriman TKI Berpotensi Tingkatkan Pengangguran
A A A
JAKARTA - Rencana Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menyetop pengiriman Tenaga Kerja Indonesia (TKI) sebagai PRT ke luar negeri, berpotensi meningkatkan pengangguran.

"Ini akan meningkatkan angka pengangguran di Indonesia jika TKI distop Pak Presiden. Belum distop saja angka pengangguran kita sudah tinggi. Menurut saya lebih baik dilanjutkan namun dengan berbagai perbaikan," kata Direktur Indef Enny Sri Hartati di Jakarta, Selasa (23/2/2015).

Perbaikan tersebut di antaranya, peningkatan skill para TKI. Program-program dan pelatihan kerja yang harus lebih ditingkatkan pemerintah bagi TKI yang akan dikirim ke luar negeri. Tidak hanya tanggung jawab pemerintah, namun para agen TKI juga harus diwajibkan memiliki pelatihan khusus bagi para TKI sebelum dikirim ke luar negeri.

"‎Saat ini yang harus diutamakan jangka pendeknya, bukan tidak boleh lagi kirim PRT, tapi bagaimana yang utama itu dokumen harus legal, kemudian ada kewajiban agen pengiriman untuk menyiapkan segala keterampilan," paparnya.

Selain itu, perjanjian-perjanjian kontrak dengan negara tujuan juga harus lebih ditinjau ulang. Dalam hal ini selain untuk meningkatkan profesi TKI, juga kontrak tersebut harus mampu mengawasi kinerja TKI setiap hari.‎

Untuk masalah pendapatan, diusahakan dibayarkan dengan menggunakan rekening. "Jadi mereka punya rekening untuk pembayaran gaji. Agar pemasukannya jelas," pungkas dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pekerja Migran Kembali...
Pekerja Migran Kembali ke Luar Negeri Dilakukan Bertahap
Mau Dikirim Kembali...
Mau Dikirim Kembali ke Luar Negeri, Calon Pekerja Migran Harus Punya Kriteria Ini
119 TKI Ilegal Tiba...
119 TKI Ilegal Tiba di Pelabuhan Bom Tanjung Tiram Tadi Malam
Bandel !, Dua Perusahaan...
Bandel !, Dua Perusahaan Penyalur Pekerja Migran Kena 'Jewer' Kemnaker
Penempatan Pekerja Migran...
Penempatan Pekerja Migran Dinilai Harus Sesuai Nilai Kemanusiaan
Miris, Pengangguran...
Miris, Pengangguran di Indonesia Paling Banyak dari Usia Muda
Berita Terkini
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
2 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
8 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
8 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
9 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
10 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
10 jam yang lalu
Infografis
Bina Siswa Nakal di...
Bina Siswa Nakal di Barak Militer, Maarif Institut: Berpotensi Merusak Sistem Pendidikan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved