YLKI Minta Jokowi Batalkan Kenaikan Tarif Listrik

Jum'at, 06 Maret 2015 - 06:41 WIB
YLKI Minta Jokowi Batalkan...
YLKI Minta Jokowi Batalkan Kenaikan Tarif Listrik
A A A
JAKARTA - Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi meminta pemerintah membatalkan kebijakan kenaikan tarif listrik karena melanggar konstitusi. Pemerintah tidak seharusnya menerapkan tarif listrik kepada mekanisme pasar karena listrik merupakan kebutuhan pokok masyarakat.

"PLN bisa menentukan production cost-nya tanpa harus menaikan tarif. Tidak boleh tarif listrik diserahkan ke pasar. Kalau PLN enggak mampu serahkan saja sekalian ke swasta," ujarnya, di Jakarta, Kamis (5/3/2015) malam.

Tulus menganggap pemerintahan sekarang neoliberal. Lantaran, harga kebutuhan pokok masyarakat diserahkan ke mekanisme pasar.

Bahkan, Tulus menganggap pemerintah sekarang tidak bisa mengelola negara karena tidak memperhatikan kepentingan masyarakat. Pemerintah harusnya berpihak kepada masyarakat melindungi daya beli masyarakat, bukan menyerahkan kebutuhan pokok seperti listrik kepada mekanisme pasar. "Kalau semua diserahkan pasar tidak perlu ada pemerintah. Tidak perlu ada Jokowi," tandasnya.

Sebagai informasi pemerintah pada April mendatang akan menaikan tarif listrik golongan rumah tangga 1.300 Va dan golongan 2.200 Va. Hal itu lantaran tarif listrik golongan tersebut telah dicabut subsidinya mulai awal 2015 tapi baru terimplementasi April mendatang.

Berdasarkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2015 subsidi untuk golongan 1.300 Va dan 2.200 VA sebesar Rp1,3 triliun hanya diberikan pemerintah dalam kurun waktu 3 bulan setelah awal Januari 2015. Habis itu, pemerintah melepas subsidi untuk ke dua golongan tersebut.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Diskon Tarif Listrik...
Diskon Tarif Listrik Sebabkan Deflasi Januari 2025
Jawaban Bahlil Soal...
Jawaban Bahlil Soal Kemungkinan Diskon Tarif Listrik di 2026
Penyesuaian Tarif Listrik...
Penyesuaian Tarif Listrik bagi Golongan Mampu Berlaku Juli Mendatang
Resmi, Ini Rincian Tarif...
Resmi, Ini Rincian Tarif Listrik Terbaru per Oktober-Desember 2024
10 Negara dengan Tarif...
10 Negara dengan Tarif Listrik Termahal di Dunia
Kabar Baik, Tarif Listrik...
Kabar Baik, Tarif Listrik Tidak Naik Sampai Akhir Tahun 2025
Berita Terkini
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
41 menit yang lalu
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
1 jam yang lalu
Kunjungi Rest Area Cipularang,...
Kunjungi Rest Area Cipularang, COO Danantara Puji Transformasi Layanan Tol Jasa Marga
1 jam yang lalu
Harga Emas Naik 5 Ribu...
Harga Emas Naik 5 Ribu Hari Ini, Termurah Dijual Rp1.370.000
2 jam yang lalu
Lippoland Kembangkan...
Lippoland Kembangkan OAZE sebagai Pusat Kehidupan Baru di Cikarang
2 jam yang lalu
Kuasai 25% Kekayaan...
Kuasai 25% Kekayaan Miliarder AS: 144 Imigran Terkaya Pecahkan Rekor Rp39.261 Triliun
2 jam yang lalu
Infografis
9 Poin Penegasan Rektor...
9 Poin Penegasan Rektor UGM terkait Ijazah Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved