Laju Penguatan IHSG Diprediksi Lebih Terbatas
Jum'at, 06 Maret 2015 - 08:16 WIB
Laju Penguatan IHSG Diprediksi Lebih Terbatas
A
A
A
JAKARTA - Laju penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diprediksi lebih terbatas lantaran dibayangi aksi ambil untung (profit taking).
Kepala Riset PT NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada mengatakan, IHSG akan membentuk pola meeting lines jauhi area upper bollinger band (UBB). MACD masih melemah dengan histogram positif yang mendatar. RSI, Stochastic, dan William’s %R mencoba bertahan dari penurunan.
"Aksi-aksi profit taking akan membayangi laju IHSG, sehingga potensi penguatannya menjadi lebih terbatas. Untuk itu, tetap mewaspadai potensi pembalikan arah," ujarnya di Jakarta, Jumat (6/3/2015).
Dia memperkirakan, IHSG akan berada pada rentang support 5.445-5.450 dan resisten 5.465-5.470. Laju IHSG kemarin sempat berada di area target resisten 5.458-5.472 dan mampu bertahan di atas area target support 5.425-5.435.
Kemarin, laju IHSG dapat bertahan dari pelemahan, namun terlihat volume transaksi beli mulai berkurang. Tampaknya pelaku pasar hanya memanfaatkan pelemahan sebelumnya untuk kembali masuk melakukan aksi beli.
Berbeda dengan sebelumnya, di mana laju IHSG kemarin menguat berbarengan dengan melonjaknya nilai rupiah yang melampaui estimasi psikologis Rp13.000/USD dan sempat terjadinya aksi jual investor asing.
Namun demikian, laju IHSG pun mulai memperlihatkan penurunan jelang akhir sesi. Investor asing berbalik melakukan nett sell dari net buy Rp17,67 miliar menjadi net sell Rp208,21 miliar.
Kepala Riset PT NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada mengatakan, IHSG akan membentuk pola meeting lines jauhi area upper bollinger band (UBB). MACD masih melemah dengan histogram positif yang mendatar. RSI, Stochastic, dan William’s %R mencoba bertahan dari penurunan.
"Aksi-aksi profit taking akan membayangi laju IHSG, sehingga potensi penguatannya menjadi lebih terbatas. Untuk itu, tetap mewaspadai potensi pembalikan arah," ujarnya di Jakarta, Jumat (6/3/2015).
Dia memperkirakan, IHSG akan berada pada rentang support 5.445-5.450 dan resisten 5.465-5.470. Laju IHSG kemarin sempat berada di area target resisten 5.458-5.472 dan mampu bertahan di atas area target support 5.425-5.435.
Kemarin, laju IHSG dapat bertahan dari pelemahan, namun terlihat volume transaksi beli mulai berkurang. Tampaknya pelaku pasar hanya memanfaatkan pelemahan sebelumnya untuk kembali masuk melakukan aksi beli.
Berbeda dengan sebelumnya, di mana laju IHSG kemarin menguat berbarengan dengan melonjaknya nilai rupiah yang melampaui estimasi psikologis Rp13.000/USD dan sempat terjadinya aksi jual investor asing.
Namun demikian, laju IHSG pun mulai memperlihatkan penurunan jelang akhir sesi. Investor asing berbalik melakukan nett sell dari net buy Rp17,67 miliar menjadi net sell Rp208,21 miliar.
(rna)
Lihat Juga :