Laba PGAS Susut 10% Tahun Lalu

Jum'at, 06 Maret 2015 - 11:57 WIB
Laba PGAS Susut 10%...
Laba PGAS Susut 10% Tahun Lalu
A A A
JAKARTA - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) pada tahun lalu mencatat penyusutan laba bersih sekitar 10,16% menjadi USD722,75 juta atau setara Rp9,03 triliun (kurs Rp12.500/USD) dibanding tahun sebelumnya sebesar USD804,45 juta.

Dalam rilis perusahaan disebutkan bahwa susutnya laba tersebut akibat turunnya laba kurs menjadi USD47,45 juta dari USD83,90 juta dan laba perubahan nilai wajar derivatif menjadi USD2,18 juta dari USD70,18 juta.

Selain itu, meningkatnya beban keuangan menjadi USD75,57 juta dari USD21,86 juta dan kondisi harga pasar minyak dunia, khususnya entitas anak PT Saka Energi Indonesia (SEI) berdampak pada penurunan nilai aset minyak dan gas (migas) sebesar USD34,66 juta.

Sementara pendapatan bersih perusahaan tumbuh 13,67% menjadi USD3,41 miliar atau setara Rp42,62 triliun dibanding tahun sebelumnya senilai USD3 miliar.

Naiknya pendapatan tersebut didukung meningkatnya volume penjualan dari usaha distribusi sebesar 5% menjadi 865 MMSCFD dibanding tahun sebelumnya 824 MMSCFD.

Selain itu, juga meningkatnya pendapatan dari produksi migas melalui SEI. Sedangkan dari usaha transmisi, PGN dan anak usaha PT Transportasi Gas Indonesia mengalirkan gas sebanyak 852 MMSCFD dibanding periode yang sama tahun sebelumnya 854 MMSCFD.

Dari sisi beban pokok pendapatan, terdapat kenaikan beban pokok pendapatan sebesar 22,7% menjadi USD1,94 miliar, dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar USD1,58 miliar.

Hal ini diakibatkan oleh peningkatan beban pengoperasian minyak dan gas, adanya harga beli LNG dan beban pengoperasian FSRU sejak November 2014 dan kenaikan harga beli gas dari pemasok mulai 1 April 2013.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Inovasi Pemasaran, PGN...
Inovasi Pemasaran, PGN Gencarkan Strategi Omnichannel
Dukungan Penuh Pemerintah...
Dukungan Penuh Pemerintah dalam Penguatan Pasokan Gas di Sebagian Jabar dan Sumatera
Dapat Gas Murah dari...
Dapat Gas Murah dari PGN, Baja Krakatau Steel Bakal Kompetitif
Kolaborasi PGN-MRT Menegaskan...
Kolaborasi PGN-MRT Menegaskan Komitmen Menuju Energi Bersih
Pengumuman, PGN Akan...
Pengumuman, PGN Akan Berubah Nama Jadi Pertamina Gas Negara
Komitmen PGN Pasok Gas...
Komitmen PGN Pasok Gas Bumi untuk Kelistrikan Secara Berkelanjutan
Berita Terkini
Penjelasan BEI soal...
Penjelasan BEI soal MSCI Turunkan Kasta Pasar Modal RI ke Frontier Market
28 menit yang lalu
Bangun Infrastruktur...
Bangun Infrastruktur Unggul, Brantas Abipraya Perkuat Kolaborasi Internal
49 menit yang lalu
Purbaya Tepis Isu Mundur...
Purbaya Tepis Isu Mundur dari Kursi Menkeu di Tengah Kejatuhan Rupiah Rp18.039
1 jam yang lalu
IHSG Berakhir Longsor...
IHSG Berakhir Longsor 1,70% ke Posisi 5.839, Ada 651 Saham Berjatuhan
2 jam yang lalu
Harga Avtur Makin Mahal,...
Harga Avtur Makin Mahal, Maskapai Raksasa AS Mendadak Batalkan 6 Rute Penerbangan!
2 jam yang lalu
BI Respons Rupiah Tembus...
BI Respons Rupiah Tembus Rp18.000, Samakan Nasib dengan Tetangga RI
4 jam yang lalu
Infografis
10 Atlet Dengan Bayaran...
10 Atlet Dengan Bayaran Tertinggi 2026: Messi Dikalahkan Petinju Canelo Alvarez
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved