KMI Pertanyakan Pemberian Pinjaman PGN ke Swasta

Sabtu, 07 Maret 2015 - 03:33 WIB
KMI Pertanyakan Pemberian...
KMI Pertanyakan Pemberian Pinjaman PGN ke Swasta
A A A
JAKARTA - Komunitas Migas Indonesia (KMI) mempertanyakan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) yang memberikan pinjaman kepada swasta, dalam hal ini PT Kalimantan Jawa Gas (KJG).

Pinjaman sebesar USD5 juta itu diperuntukan membiayai proyek pipanisasi gas Kalimantan-Jawa (Kalija) dari Blok Kepodang di lepas pantai Jepara menuju ke PLTGU Tambak Lorok di Semarang sepanjang 207 km.

"Apakah pinjaman tersebut mendapat persetujuan dari pihak berwenang (Kementerian BUMN). Ini perlu diteliti," ujar Ketua KMI Swastiarso Herry Putranto dalam rilisnya di Jakarta, Jumat (6/3/2015).

Dari pemberitaan diketahui pada 23 Agustus 2013, telah ditandatangani loan aggrement berupa pinjaman langsung antara PGN dan KJG sebesar USD5 juta.

Kemudian, pada 10 Maret 2014 pinjaman itu, lalu diamandemen menjadi sifatnya covertible bond, di mana PGN selaku pemberi pinjaman berhak untuk mengambil bagian saham baru di KJG setara dengan 80% saham di KJG.

Hal ini terungkap dalam laporan keuangan PGN pada Juni 2014 bahwa piutang lain-lain atas nama KJG sebesar USD4,645,101 dan Rp5.517.320.002 atau setara dengan USD5 juta.

Bahkan pada 11 November 2014, PGN menandantangani facility aggrement dengan menambahkan pinjamannya menjadi USD250 juta. Pinjaman ini kelanjutan dari loan aggrement sebelumnnya yang diteken pada 23 Agustus 2013.

Selain itu, pada November 2014 telah dilakukan hak cessie atau piutang PGN kepada anak usahanya PT Permata Graha Nusantara (Permata). Tindakan cessie piutang ke Permata ini maka PGN memiliki saham KJG sebesar 80%.

"Apakah langkah PGN ini untuk menghapuskan jejak kekeliruan dengan menberikan pinjaman ke KJG," ujarnya.

Persoalan inipun, lanjut Herry, ternyata belum clear juga. Misalnya, dia mempertanyakan juga terhadap anak usaha PGN, yaitu PT PGAS Solution (PGASol) yang ikut mengerjakan proyek tersebut.

Padahal, core business PGASol itu dibidang IT, tapi kini merambah juga pada pengerjaan engineering, yakni pemasangan pipa gas.

"Apa kapasitas PGASol dalam proyek tersebut. Apakah PGASol sebagai penyelenggara tender atau memang ikut mengerjakan proyek tersebut. Ini yang harus diperjelas," ujarnya.

Dalam proyek Kalija ini PT PGAS Solution telah penunjuk dan tandtangani perjanjian dengan TL Offshore Sdn Bhd dan PT Encona Inti Industri (Consorsium) dalam pengerjaan pemasangan pipa gas tersebut pada 20 Januari 2015.

"Jangan sampai proyek itu akibat dikejar target harus selesai pada Agustus 2015 ini, terus prosesnya dipaksakan dan asal-asalan. Diduga harganya pun kemahalan. Ini kan tidak bagus nantinya. Hanya ingin kejar tayang," tutur dia.

Padahal, lanjut Herry dengan selesainya proyek ini diharapkan PLN bisa lakukan penghematan sekitar Rp2,1 triliun per tahun dan secara bersamaan juga akan mendorong percepatan konversi BBM ke gas bagi sektor industri, UKM, transportasi dan rumah tanggal di Jawa Tengah.

Dalam proyek ini, Herry mengemukakan pihak pemenang tender sebelumnya, yakni PT Dwisatu Mustika Bumi (DMB) untuk proyek tersebut telah diputus sepihak pada 26 Agustus 2014. Padahal, pihak KJG telah menerbitkan surat perintah mulai kerja (SPMK) pada 27 Agustus 2014.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Inovasi Pemasaran, PGN...
Inovasi Pemasaran, PGN Gencarkan Strategi Omnichannel
Dukungan Penuh Pemerintah...
Dukungan Penuh Pemerintah dalam Penguatan Pasokan Gas di Sebagian Jabar dan Sumatera
Dapat Gas Murah dari...
Dapat Gas Murah dari PGN, Baja Krakatau Steel Bakal Kompetitif
Kolaborasi PGN-MRT Menegaskan...
Kolaborasi PGN-MRT Menegaskan Komitmen Menuju Energi Bersih
Pengumuman, PGN Akan...
Pengumuman, PGN Akan Berubah Nama Jadi Pertamina Gas Negara
Komitmen PGN Pasok Gas...
Komitmen PGN Pasok Gas Bumi untuk Kelistrikan Secara Berkelanjutan
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
39 menit yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
1 jam yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
1 jam yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
2 jam yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
2 jam yang lalu
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
3 jam yang lalu
Infografis
Daftar 103 Sekolah Swasta...
Daftar 103 Sekolah Swasta Gratis di Jakarta 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved