IHSG Pekan Depan Diproyeksi Menghijau
Minggu, 08 Maret 2015 - 14:21 WIB
IHSG Pekan Depan Diproyeksi Menghijau
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan pekan depan diperkirakan masih ada peluang untuk bertahan di zona hijau. Namun, juga perlu untuk mewaspadai potensi pembalikan arah jika aksi-aksi profit taking terus berlanjut.
Kepala Riset PT NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada mengatakan, IHSG akan berada pada rentang support 5.428-5.470 dan resisten 5.528-5.542. Membentuk pola Hanging man lanjut dekati area upper bollinger band (UBB). MACD masih mencoba bergerak naik dengan histogram positif yang naik. RSI, Stochastic, dan William’s %R kembali mencoba melanjutkan kenaikan.
"Ulasan kami pun masih sama di mana sepanjang banyak pelaku pasar yang kembali melanjutkan pembeliannya maka IHSG akan cenderung kembali menguat meski juga diiringi dengan terbentuknya utang gap. Tetap cermati rilis data-data ekonomi dan sentimen-sentimen lainnya," terangnya di Jakarta, Minggu (8/3/2015).
Laju IHSG akhir pekan lalu masih mampu bertahan di atas area target support (5.374-5.390) dan mampu melampaui area target resisten (5.471-5.485). Reza menjelaskan, pekan depan tidak jauh berbeda dengan laju sebelumnya.
"Meski sempat terkonsolidasi pasca menyentuh level tertinggi terbarunya. Namun, kembali mampu bergerak menguat dan kali ini kembali berhasil menyentuh level tertinggi terbarunya. Dengan demikian, dari catatan kami berarti telah empat kali kembali menyentuh level tertinggi terbarunya," jelas dia.
Sementara, laju bursa saham AS di awal pekan kemarin sempat melemah setelah merespon pelemahan rilis personal income, personal spending hingga indeks manufaktur. Meski indeks Nasdaq mampu berhasil menyentuh level tertingginya.
Kepala Riset PT NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada mengatakan, IHSG akan berada pada rentang support 5.428-5.470 dan resisten 5.528-5.542. Membentuk pola Hanging man lanjut dekati area upper bollinger band (UBB). MACD masih mencoba bergerak naik dengan histogram positif yang naik. RSI, Stochastic, dan William’s %R kembali mencoba melanjutkan kenaikan.
"Ulasan kami pun masih sama di mana sepanjang banyak pelaku pasar yang kembali melanjutkan pembeliannya maka IHSG akan cenderung kembali menguat meski juga diiringi dengan terbentuknya utang gap. Tetap cermati rilis data-data ekonomi dan sentimen-sentimen lainnya," terangnya di Jakarta, Minggu (8/3/2015).
Laju IHSG akhir pekan lalu masih mampu bertahan di atas area target support (5.374-5.390) dan mampu melampaui area target resisten (5.471-5.485). Reza menjelaskan, pekan depan tidak jauh berbeda dengan laju sebelumnya.
"Meski sempat terkonsolidasi pasca menyentuh level tertinggi terbarunya. Namun, kembali mampu bergerak menguat dan kali ini kembali berhasil menyentuh level tertinggi terbarunya. Dengan demikian, dari catatan kami berarti telah empat kali kembali menyentuh level tertinggi terbarunya," jelas dia.
Sementara, laju bursa saham AS di awal pekan kemarin sempat melemah setelah merespon pelemahan rilis personal income, personal spending hingga indeks manufaktur. Meski indeks Nasdaq mampu berhasil menyentuh level tertingginya.
(izz)
Lihat Juga :