WIKA Garap Proyek Bendungan Keureto Aceh Rp1,7 T

Senin, 09 Maret 2015 - 17:45 WIB
WIKA Garap Proyek Bendungan...
WIKA Garap Proyek Bendungan Keureto Aceh Rp1,7 T
A A A
JAKARTA - PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) menggarap proyek Bendungan Keureto Aceh senilai Rp1,7 triliun dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-Pera).

Corporate Secretary WIKA Suradi mengatakan, hari ini Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) telah melakukan groundbreaking proyek tersebut bersama Menteri PU-Pera Basuki Hadimuljono di Desa Blang Pante, Kecamatan Paya Bakong, Kabupaten Aceh Utara, Aceh.

"Pelaksanaan groundbreaking ini, merupakan tindak lanjut hasil penandatanganan perjanjian pembangunan Bendungan Keureto Aceh Suradi dengan Kementerian PU Pera," kata Suradi dalam rilisnya di Jakarta, Senin (9/3/2015).

Pada proyek dengan total nilai Rp1,7 triliun yang bersumber dari APBN tersebut, WIKA memperoleh Paket II berupa. Pekerjaan pembangunan Terowongan Pengelak dan Waterway dengan nilai Rp403 miliar.

"Tipe bendungan ini adalah urugan random dengan luas genangan 896,39 hektare, panjang 386 meter dan tinggi 74 meter," tambahnya.

Bendungan ini didesain untuk menyediakan tampungan khusus banjir sebesar 30,50 juta yang mampu meredam dan mereduksi debit banjir sampai dengan periode ulang 50 tahun, mengairi irigasi seluas 13.834 hektar, PLTA sebesar 6.340 MW, penyediaan air baku sebesar 30,50 m/detik, konservasi sumber daya alam, dan pariwisata.

Sebelumnya, WIKA juga telah melakukan penandatanganan kontrak proyek pengembangan baru Bandara Oe-Cusse di Kementerian Pekerjaan Umum Republik Demokratik Timor Leste, Dili.

Proyek dengan total nilai kontrak sebesar USD92 juta tersebut ditandatangani oleh Direktur Operasi III Destiawan Soewardjono dan disaksikan Direktur Utama WIKA Bintang Perbowo serta perwakilan dari Kementerian Pekerjaan Umum Republik Demokratik Timor Leste.

Rencananya, proyek ini akan dikerjakan selama 690 hari kalender kerja dengan lingkup pekerjaan meliputi rehabilitasi existing bandara, perpanjangan runway dari 1,5 km menjadi 2,5 km, pelebaran dan perluasan wilayah bandara agar bisa dijadikan bandara komersial, pemutakhiran sistem radar dan navigasi serta pemutakhiran sistem dan standar safety bandara.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Garap Proyek Konstruksi,...
Garap Proyek Konstruksi, Waskita Beton Gandeng Perusahaan Jepang
Bidik Kontrak Rp40 Triliun,...
Bidik Kontrak Rp40 Triliun, WIKA Pede Bisa Raup Laba Rp1,05 Triliun
Holding BUMN Perhotelan...
Holding BUMN Perhotelan Ditargetkan Rampung Mei, Ini Progresnya
Profil Wika Bitumen,...
Profil Wika Bitumen, BUMN yang Terjerat Kasus Hukum Dituntut Rp5 Miliar
Keren! Asbuton Bisa...
Keren! Asbuton Bisa Jadi Prioritas Gantikan Aspal Impor
Wika Sebar Dividen Rp457...
Wika Sebar Dividen Rp457 Miliar dari Laba Bersih 2019
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
1 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
2 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
3 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
5 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
5 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
5 jam yang lalu
Infografis
Indonesia Ingin Gabung...
Indonesia Ingin Gabung Proyek Jet Tempur Generasi Ke-5 Turki
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved