WTON Bukukan Kenaikan Laba 35% Jadi Rp328,5 Miliar
Selasa, 10 Maret 2015 - 09:52 WIB
WTON Bukukan Kenaikan Laba 35% Jadi Rp328,5 Miliar
A
A
A
JAKARTA - PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) pada 2014 membukukan laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp328,51 miliar, tumbuh 35,26% dibanding tahun sebelumnya senilai Rp242,87 miliar.
Adapun laba bersih per saham meningkat menjadi Rp40,20 dibanding tahun sebelumnya senilai Rp29,72/lembar.
Laporan keuangan perusahaan menunjukkan naiknya laba tersebut didukung melonjakanya pendapatan sebesar 24,24% menjadi Rp3,28 triliun dibanding 2013 senilai Rp2,64 triliun.
Kendati demikian, naiknya pendapatan seiring dengan bertambahnya beban pokok penjualan menjadi Rp2,79 triliun dari Rp2,25 triliun.
Selain itu, jumlah beban usaha juga naik menjadi Rp78,19 miliar dari Rp51,77 miliar. Beban usaha dikontribusi dari naiknya beban umum dan administrasi menjadi Rp71,59 miliar dari Rp47,90 miliar dan beban pengembangan menjadi Rp4,74 miliar dari Rp1,98 miliar.
Sedangkan beban pemasaran berhasil dikurangi sedikit dari Rp1,89 miliar menjadi Rp1,86 miliar. Akibatnya, laba usaha tercatat meningkat menjadi Rp408,90 miliar dari Rp336,20 miliar.
Sementara anak perusahaan PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) ini berhasil membukukan pendapatan lain-lain bersih sebesar Rp2,62 miliar dibanding tahun sebelumnya rugi Rp7,68 miliar.
Pendapatan lain-lain tersebut disumbang dari pendapatan bunga sebesar Rp6,03 miliar dari tahun sebelumnya mencatat beban Rp3,62 miliar, pendapatan lain-lain juga bertambah menjadi Rp3,79 miliar dari Rp2,42 miliar.
Selain itu, beban selisih kurs juga berhasil dikurangi sedikit menjadi Rp5,09 miliar dari Rp5,36 miliar, namun beban penurunan nilai piutang meningkat menjadi Rp2,11 miliar dari Rp1,12 miliar.
Jumlah aset perusahaan pada tahun lalu tercatat sebesar Rp3,80 triliun, dengan total utang Rp1,58 triliun. Sementara pada 2013, jumlah aset perusahaan sebesar Rp2,92 triliun, dengan total utang Rp2,19 triliun.
Adapun laba bersih per saham meningkat menjadi Rp40,20 dibanding tahun sebelumnya senilai Rp29,72/lembar.
Laporan keuangan perusahaan menunjukkan naiknya laba tersebut didukung melonjakanya pendapatan sebesar 24,24% menjadi Rp3,28 triliun dibanding 2013 senilai Rp2,64 triliun.
Kendati demikian, naiknya pendapatan seiring dengan bertambahnya beban pokok penjualan menjadi Rp2,79 triliun dari Rp2,25 triliun.
Selain itu, jumlah beban usaha juga naik menjadi Rp78,19 miliar dari Rp51,77 miliar. Beban usaha dikontribusi dari naiknya beban umum dan administrasi menjadi Rp71,59 miliar dari Rp47,90 miliar dan beban pengembangan menjadi Rp4,74 miliar dari Rp1,98 miliar.
Sedangkan beban pemasaran berhasil dikurangi sedikit dari Rp1,89 miliar menjadi Rp1,86 miliar. Akibatnya, laba usaha tercatat meningkat menjadi Rp408,90 miliar dari Rp336,20 miliar.
Sementara anak perusahaan PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) ini berhasil membukukan pendapatan lain-lain bersih sebesar Rp2,62 miliar dibanding tahun sebelumnya rugi Rp7,68 miliar.
Pendapatan lain-lain tersebut disumbang dari pendapatan bunga sebesar Rp6,03 miliar dari tahun sebelumnya mencatat beban Rp3,62 miliar, pendapatan lain-lain juga bertambah menjadi Rp3,79 miliar dari Rp2,42 miliar.
Selain itu, beban selisih kurs juga berhasil dikurangi sedikit menjadi Rp5,09 miliar dari Rp5,36 miliar, namun beban penurunan nilai piutang meningkat menjadi Rp2,11 miliar dari Rp1,12 miliar.
Jumlah aset perusahaan pada tahun lalu tercatat sebesar Rp3,80 triliun, dengan total utang Rp1,58 triliun. Sementara pada 2013, jumlah aset perusahaan sebesar Rp2,92 triliun, dengan total utang Rp2,19 triliun.
(rna)
Lihat Juga :