Mayoritas Sektor Menguat, IHSG Rebound ke 5.461
Selasa, 10 Maret 2015 - 12:16 WIB
Mayoritas Sektor Menguat, IHSG Rebound ke 5.461
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari kedua pekan ini berhasil balik arah (rebound) ke zona hijau didukung menguatnya mayoritas sektor saham. IHSG terkerek 16,41 poin atau 0,30% ke level 5.461,04.
IHSG hari ini dibuka melanjutkan koreksi karena masih ditekan aksi jual. IHSG turun 6,51 poin atau 0,12% ke level 5.438,12.
Sementara IHSG kemarin ditutup merosot 70,15 poin atau 1,27% ke level 5.444,63 akibat tekanan jual dan aksi ambil untung. Pelemahan itu seiring melemahnya mayoritas bursa Asia. Sementara siang ini, bursa Asia mayoritas melemah.
Indeks Hang Seng melemah 107,45 poin atau 0,45% ke level 24.015,60; indeks Shanghai turun 3,60 poin atau 0,11% ke level 3.298,81; indeks Straits Times bertambah 3,75 poin atau 0,11% ke 3.408,32; dan indeks Nikkei 225 melemah 125,92 poin atau 0,67% ke 18.664,63.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp3,45 triliun dengan 4,58 miliar saham diperdagangkan dan transaksi jual asing Rp433,95 miliar. Tercatat 139 saham naik, 111 saham melemah dan 101 saham stagnan.
Sektor saham siang hari ini mayoritas menguat. Sektor dengan penguatan tertinggi adalah keuangan yang naik 0,82%, diikuti aneka industri bertambah 0,59%. Sementara yang melemah terdalam sektor tambang yang anjlok 0,85%.
Adapun saham yang menguat, di antaranya PT Matahari Departement Store Tbk (LPPF) naik Rp500 menjadi Rp18.600, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp425 menjadi Rp54.400, dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) naik Rp125 menjadi Rp6.825.
Sementara saham yang melemah, di antaranya PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) turun Rp75 menjadi Rp5.275, PT XL Axiata Tbk (EXCL) turun Rp70 menjadi Rp4.390, dan PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) turun Rp50 menjadi Rp5.300.
(Baca: IHSG Dibuka Lanjutkan Koreksi karena Tekanan Jual)
IHSG hari ini dibuka melanjutkan koreksi karena masih ditekan aksi jual. IHSG turun 6,51 poin atau 0,12% ke level 5.438,12.
Sementara IHSG kemarin ditutup merosot 70,15 poin atau 1,27% ke level 5.444,63 akibat tekanan jual dan aksi ambil untung. Pelemahan itu seiring melemahnya mayoritas bursa Asia. Sementara siang ini, bursa Asia mayoritas melemah.
Indeks Hang Seng melemah 107,45 poin atau 0,45% ke level 24.015,60; indeks Shanghai turun 3,60 poin atau 0,11% ke level 3.298,81; indeks Straits Times bertambah 3,75 poin atau 0,11% ke 3.408,32; dan indeks Nikkei 225 melemah 125,92 poin atau 0,67% ke 18.664,63.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp3,45 triliun dengan 4,58 miliar saham diperdagangkan dan transaksi jual asing Rp433,95 miliar. Tercatat 139 saham naik, 111 saham melemah dan 101 saham stagnan.
Sektor saham siang hari ini mayoritas menguat. Sektor dengan penguatan tertinggi adalah keuangan yang naik 0,82%, diikuti aneka industri bertambah 0,59%. Sementara yang melemah terdalam sektor tambang yang anjlok 0,85%.
Adapun saham yang menguat, di antaranya PT Matahari Departement Store Tbk (LPPF) naik Rp500 menjadi Rp18.600, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp425 menjadi Rp54.400, dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) naik Rp125 menjadi Rp6.825.
Sementara saham yang melemah, di antaranya PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) turun Rp75 menjadi Rp5.275, PT XL Axiata Tbk (EXCL) turun Rp70 menjadi Rp4.390, dan PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) turun Rp50 menjadi Rp5.300.
(Baca: IHSG Dibuka Lanjutkan Koreksi karena Tekanan Jual)
(rna)
Lihat Juga :