Rupiah Diproyeksi Masih dalam Tren Pelemahan
Rabu, 11 Maret 2015 - 09:24 WIB
Rupiah Diproyeksi Masih dalam Tren Pelemahan
A
A
A
JAKARTA - Kepala Riset PT NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada diproyeksi, laju rupiah pada hari ini masih belum mendapat suntikan sentimen positif, sehingga berpeluang masih betah dalam tren pelemahan.
"Kendati demikian, kami berharap bahwa pelemahan rupiah dapat lebih terbatas," kata dia, Rabu (11/3/2015).
Dia memprediksi, rupiah akan berada pada kisaran Rp13.063-Rp13.052/USD. Sementara kemarin meski laju yuan sempat menguat terhadap dolar Amerika Serikat (USD), namun tidak banyak berimbas pada laju rupiah yang masih melanjutkan pelemahannya.
Menurut dia, penguatan mata uang yuan mendapatkan dukungan melalui kenaikan laju inflasi di China. Begitu juga dengan mata uang yen yang juga sempat menguat seiring dengan adanya rilis kenaikan pertumbuhan permintaan mesin.
"Akan tetapi, di lain pihak penguatan keduanya terbatasi dengan pelemahan euro seiring dimulainya realisasi program pemberian stimulus ECB. Akibatnya rupiah pun terimbas melemah meski tipis," jelas Reza.
Kemarin, posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.059/USD. Posisi ini melemah 12 poin dibanding posisi penutupan hari sebelumnya di level Rp13.047/USD.
"Kendati demikian, kami berharap bahwa pelemahan rupiah dapat lebih terbatas," kata dia, Rabu (11/3/2015).
Dia memprediksi, rupiah akan berada pada kisaran Rp13.063-Rp13.052/USD. Sementara kemarin meski laju yuan sempat menguat terhadap dolar Amerika Serikat (USD), namun tidak banyak berimbas pada laju rupiah yang masih melanjutkan pelemahannya.
Menurut dia, penguatan mata uang yuan mendapatkan dukungan melalui kenaikan laju inflasi di China. Begitu juga dengan mata uang yen yang juga sempat menguat seiring dengan adanya rilis kenaikan pertumbuhan permintaan mesin.
"Akan tetapi, di lain pihak penguatan keduanya terbatasi dengan pelemahan euro seiring dimulainya realisasi program pemberian stimulus ECB. Akibatnya rupiah pun terimbas melemah meski tipis," jelas Reza.
Kemarin, posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.059/USD. Posisi ini melemah 12 poin dibanding posisi penutupan hari sebelumnya di level Rp13.047/USD.
(rna)