Adaro Dukung Percepatan Pembangkit 35.000 MW

Rabu, 11 Maret 2015 - 15:59 WIB
Adaro Dukung Percepatan...
Adaro Dukung Percepatan Pembangkit 35.000 MW
A A A
JAKARTA - Presiden Direktur PT Adaro Power Mohammad Effendi mengatakan bahwa anak usaha PT Adaro Energy Tbk tersebut mendukung penuh program percepatan pembangkit listrik 35.000 megawatt (MW).

Caranya, perusahaan akan menambah kapasitas listrik hingga lima tahun mendatang. Bahkan, Adaro akan melakukan kerja sama dengan PLN guna meningkatkan rasio elektrifikasi nasional.

"PLN akan mengerjakan 10.000 MW, kemudian sisanya ke investor. Kalau tiap tahun targetnya 5.000 MW, saya rasa kami siap ambil bagian tender," ungkapnya di Jakarta, Rabu (11/3/2015).

Dia mengatakan, tahun ini akan banyak proyek listrik yang dikeluarkan PLN, sehingga pihaknya punya peluang ikut tender dalam proyek PLN.

"Proyek itu, di antaranya proyek Sumsel 9 dan Sumsel 10. Perseroan akan selalu mengacu ke permintaan PLN. Kita bisa ikut atau berpartisipasi 40% saja, itu sudah cukup," jelasnya.

Berdasarkan data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), proyek percepatan pembangkit listrik 35.000 MW tuntas dalam lima tahun ke depan. Proyek itu digarap bersama PT PLN (Persero) dan produsen listrik swasta (independent power producer/IPP). PLN menggarap 10.000 MW sedangkan IPP 25.000 MW.

Sebagian besar pembangkit akan dibangun di Pulau Sumatera sebanyak 118 pembangkit dengan total kapasitas 11,34 Gigawatt (GW). Adapun sebanyak 69 pembangkit di antaranya lahan yang dibutuhkan sudah siap.

Sedangkan untuk di Pulau Jawa, kapasitas yang akan dibangun sebesar 23,26 GW dari 103 pembangkit yang akan dibangun. Sebanyak 85 pembangkit listrik lahan sudah siap.

Selain itu, pembangkit juga akan dibangun di Sulawesi, Kalimantan, Bali, Nusa Tenggara, Maluku dan Papua.

(Baca: Perusahaan Tambang Diminta Sukseskan Proyek 35.000 MW)
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Boy Thohir Menjaga Performa...
Boy Thohir Menjaga Performa Bisnis Adaro di Tengah Pandemi
6 Jurusan Kuliah yang...
6 Jurusan Kuliah yang Dibutuhkan PT Adaro Minerals, Perusahaan dengan Saham Tercuan 2022
Adaro Optimistis Permintaan...
Adaro Optimistis Permintaan Batu Bara Meningkat hingga Akhir Tahun
1.000 Konsentrator Oksigen,...
1.000 Konsentrator Oksigen, Dukungan Adaro untuk Penanganan Covid-19
Boy Thohir dan Keluarganya...
Boy Thohir dan Keluarganya Borong 7,3 Juta Lembar Saham AADI
Waduh, Usai RUPST Akun...
Waduh, Usai RUPST Akun Instagram Adaro Energy Lenyap! Nyaris Seminggu Tak Bisa Diakses
Berita Terkini
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
9 menit yang lalu
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
24 menit yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
58 menit yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
1 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
2 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
3 jam yang lalu
Infografis
Amerika Serikat Tuduh...
Amerika Serikat Tuduh Satelit China Dukung Houthi Yaman
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved