JK: Sering Mati Lampu karena Cadangan Listrik Hanya 10%
Kamis, 12 Maret 2015 - 11:43 WIB
JK: Sering Mati Lampu karena Cadangan Listrik Hanya 10%
A
A
A
JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) mengatakan, salah satu faktor yang menyebabkan Indonesia sering mengalai mati lampu lantaran cadangan listrik yang dimiliki hanya 10%. Padahal, Indonesia membutuhkan setidaknya 30% cadangan listrik.
Menurutnya, cadangan listrik sebesar 30% tersebut salah satunya untuk servis mesin. Sebab, dengan cadangan listrik yang hanya 10%, setiap kali salah satu mesin rusak, maka terpaksa di beberapa daerah harus merasakan mati lampu.
"Maksudnya kalau cadangan 10% itu ada mesin rusak, satu diperbaiki ya sudah gelap lagi, minimal itu 30% cadangan yang baik itu 30%," ujarnya di Kantor Pusat PLN, Jakarta, Kamis (12/3/2015).
Dia mengatakan, saat ini Singapura bahkan memiliki cadangan listrik hingga 100%. Dengan demikian, jika Indonesia memiliki sumber listrik sebanyak 54 ribu megawatt (mw), maka setidaknya harus ada tambahan 15 ribu mw sebagai cadangan.
"Artinya kalau kita punya power 54 ribu mw punya PLN dan swasta, maka cadangan harus 15 ribu mw, baru bisa Anda tidak mengalami pemadaman listrik," tandas JK.
Menurutnya, cadangan listrik sebesar 30% tersebut salah satunya untuk servis mesin. Sebab, dengan cadangan listrik yang hanya 10%, setiap kali salah satu mesin rusak, maka terpaksa di beberapa daerah harus merasakan mati lampu.
"Maksudnya kalau cadangan 10% itu ada mesin rusak, satu diperbaiki ya sudah gelap lagi, minimal itu 30% cadangan yang baik itu 30%," ujarnya di Kantor Pusat PLN, Jakarta, Kamis (12/3/2015).
Dia mengatakan, saat ini Singapura bahkan memiliki cadangan listrik hingga 100%. Dengan demikian, jika Indonesia memiliki sumber listrik sebanyak 54 ribu megawatt (mw), maka setidaknya harus ada tambahan 15 ribu mw sebagai cadangan.
"Artinya kalau kita punya power 54 ribu mw punya PLN dan swasta, maka cadangan harus 15 ribu mw, baru bisa Anda tidak mengalami pemadaman listrik," tandas JK.
(izz)
Lihat Juga :