Rupiah Loyo, Masyarakat Tahan Jual-Beli USD

Kamis, 12 Maret 2015 - 18:07 WIB
Rupiah Loyo, Masyarakat...
Rupiah Loyo, Masyarakat Tahan Jual-Beli USD
A A A
JAKARTA - Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) belum dirasakan pelaku bisnis jual beli mata uang asing alias money changer. Transaksi USD melalui money changer cenderung sepi.

Kepada Sindonews, Wahyu, yang bekerja di money changer PT Jala Exchange Sejahtra mengaku transaksi pembelian USD stagnan bahkan cenderung sepi. Dalam kondisi seperti ini masyarakat memilih menahan pembelian atau penjualan USD hingga nilai tukar stabil.

"Justru malah kayak gini sepi (transaksi USD). Orang jadi yang beli nunggu, yang jual nunggu," ujarnya ketika dihubungi Sindonews di Jakarta, Kamis (12/3/2015).

Dia menjelaskan, masyarakat yang berniat membeli USD berharap harganya murah, sementara yang akan menjual USD berharap harganya mahal. Namun, kondisi yang terjadi cenderung sebaliknya, harga beli USD mahal sementara harga jual murah.

"Orang yg beli pinginnya USD turun, ternyata naik terus yang jual pinginnya naik. Kalau kayak gini cenderung menunggu. Malah sepi, enggak berubah banyak," ungkapnya.

Wahyu menyebutkan, total transaksi dolar per hari ini hanya berkisar USD40 ribu hingga USD45 ribu. Jika pasar ramai, total transaksi bisa tembus hingga USD60 ribu.

Menurutnya, transaksi USD cenderung banyak dilakukan oleh masyarakat lokal, bukan asing. Biasanya transaksi per orang sekitar USD5 ribu.

"Kalau per hari antara USD40 ribuan sampai USD45 ribu. Paling naik enggak banyak antara USD55 ribu sampai USD60 ribu. Biasanya buat umroh. Lebih banyak lokal sih," tandasnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Rupiah Ambruk Tembus...
Rupiah Ambruk Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Pengusaha Ritel Sport Jantung
8 menit yang lalu
Lindungi Konsumen, Pakar...
Lindungi Konsumen, Pakar UI Ingatkan Dampak Paparan BPA Galon Guna Ulang
35 menit yang lalu
IHSG Kembali Babak Belur...
IHSG Kembali Babak Belur Siang Ini, Nyungsep 2,53% ke 5.692
48 menit yang lalu
Teknologi Fungisida...
Teknologi Fungisida Baru Syngenta Dukung Target Swasembada Beras
1 jam yang lalu
Prabowo Resmi Rilis...
Prabowo Resmi Rilis Aturan Ekspor 3 Komoditas Lewat Satu Pintu, Ini Ketentuannya
1 jam yang lalu
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
3 jam yang lalu
Infografis
2 Raksasa Perusahaan...
2 Raksasa Perusahaan Rokok Setop Beli Tembakau Temanggung
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved