Defisit Neraca Berjalan Jadi Penyakit Akut Penyebab Rupiah Ambruk

Sabtu, 14 Maret 2015 - 17:34 WIB
Defisit Neraca Berjalan...
Defisit Neraca Berjalan Jadi Penyakit Akut Penyebab Rupiah Ambruk
A A A
JAKARTA - Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Suharso Monoarfa‎ mengatakan, defisit neraca berjalan (current account deficit/CAD) merupakan penyakit menahun yang menyebabkan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) ambruk.

Dia mengungkapkan, defisit neraca berjalan tersebut bukan hanya persoalan Indonesia yang terjadi dalam waktu belakangan ini. Kebobrokan ini bahkan telah terjadi sejak pemerintahan orde baru.

"Seperti juga diakui kita semua, pertama saya kira terjadi CAD. Defisit ini masih tetap ada, ini tentu memerlukan upaya kita dengan seksama untuk mengatasinya. CAD ini bukan hanya penyakit ekonomi Indonesia di hari ini, tapi juga telah menjadi satu persoalan yang begitu kental dan kuat mengikat di masa orde baru," tuturnya di Jakarta, Sabtu (14/3/2015).

Menurutnya, kebobrokan yang terjadi lantaran defisit transaksi berjalan ini acapkali dipelihara pemerintah dan pengukurannya hanya dalam batasan besaran cadangan devisa (cadev) yang cukup untuk mengimpor. "Jadi itu cara pandang yang sudah klasik, dan musti ditinggalkan," tegasnya.

Suharso berharap, cara pandang pemerintah yang seperti itu segera ditinggalkan pemerintah. Sebab jika tidak, Indonesia akan tertinggal dengan China, Taiwan, dan bahkan Thailand.

"Jadi cara pandang seperti ini, bahwa kita punya cadev untuk impor harus ditinggalkan. Kalau tidak kita akan tertinggal dengan China, Taiwan, Thailand," tandas dia.
(dol)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
7 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
8 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
8 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
8 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
8 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
9 jam yang lalu
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved