Ekonom: Paket Kebijakan Akan Terasa Enam Bulan ke Depan

Senin, 16 Maret 2015 - 18:43 WIB
Ekonom: Paket Kebijakan...
Ekonom: Paket Kebijakan Akan Terasa Enam Bulan ke Depan
A A A
JAKARTA - Kepala ekonom Bank BCA David Sumual mengatakan, paket kebijakan ekonomi yang dilakukan Presiden Joko Widodo (Jokowi) baru akan berasa dalam jangka menengah atau baru berpengaruh enam bulan mendatang.

Paket kebijakan ekonomi ini jangan hanya sebatas jangka pendek saja. Namun, harus bersifat jangka menengah-panjang. "Kalau seminggu sampai sebulan, dua bulan ke depan ya pasti tidak ada pengaruhnya," katanya kepada Koran Sindo di Jakarta, Senin (16/3/2015).

Pasalnya, persoalan Indonesia yang mengalami defisit transaksi berjalan sudah sejak lama terjadi. "Ini kan kesannya kaya 'pemadam kebakaran'. Karena persoalan defisit transaksi berjalan sudah sejak dulu terjadi, sudah dari tahun-tahun sebelumnya," ujar dia.

David mengatakan, sebetulnya tahun lalu juga sudah dikeluarkan kebijakan rupiah yang mengalami depresiasi. Dari situ, lanjut dia, seharusnya sudah ada antisipasi dari beberapa bulan atau beberapa tahun sebelumnya.

Bahkan seharusnya, pemerintah sudah menyiapkan semacam cetak biru untuk mengantisipasi persoalan yang terjadi.

"Apalagi adanya omongan The Fed menaikkan suku bunga sudah dari 1-2 tahun lalu. Nah kenapa ini baru keluar sekarang. Tapi kita ngerti, ini kan masih masa transisi pemerintah," papar David.

David juga memandang, dari paket kebijakan itu ada beberapa yang belum fokus seperti insentif untuk eksportir. "Saya lihat ini ya harus lebih fokus, eksportir yang mana. Kan ini banyak, ini harus lebih fokus ke ekspor yang manufaktur," ujarnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Membaca Ketahanan Ekonomi...
Membaca Ketahanan Ekonomi RI dalam Dinamika Global Kuartal III 2025
Indonesia Butuh Rp47.587,3...
Indonesia Butuh Rp47.587,3 Triliun untuk Pertumbuhan Ekonomi 8%
Bahaya! Deflasi Hantam...
Bahaya! Deflasi Hantam Ekonomi RI 5 Bulan Beruntun
Prabowo Sering Diejek...
Prabowo Sering Diejek karena Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 8%
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Selatan Kuartal I Tahun 2024
Dorong Industri Event...
Dorong Industri Event untuk Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Berita Terkini
Kebut Program Motor...
Kebut Program Motor dan Kompor Listrik Tahun Depan, Bahlil Anggarkan Rp1,45 Triliun
6 jam yang lalu
Hasil Seleksi Pelatihan...
Hasil Seleksi Pelatihan Vokasi Batch 2 Diumumkan 18 Juni 2026, Begini Cara Aksesnya
7 jam yang lalu
Harga Tiket Whoosh Pakai...
Harga Tiket Whoosh Pakai Skema Dinamis Sambut Libur Sekolah Plus Long Weekend, Termurah Rp250 Ribu
8 jam yang lalu
Bahlil Antisipasi Ledakan...
Bahlil Antisipasi Ledakan Subsidi Energi Tahun Depan, Segini Hitungannya dalam RAPBN 2027
9 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Jaring Talenta Pelaut Muda Perkuat Distribusi Energi Nasional
9 jam yang lalu
Bahlil Jamin Harga BBM...
Bahlil Jamin Harga BBM Pertalite dan LPG 3 Kg Tidak Naik
10 jam yang lalu
Infografis
43 Negara yang akan...
43 Negara yang akan Dilarang Masuk ke Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved