AKR Kembangkan Superblok Galerry West

Rabu, 18 Maret 2015 - 09:26 WIB
AKR Kembangkan Superblok...
AKR Kembangkan Superblok Galerry West
A A A
PT AKR Land Development membangun dua tower, yakni apartemen dan perkantoran sesuai jadwal. Bahkan, rencana tersebut tidak terganggu rencana pemerintah yang akan menerapkan batas pengenaan pajak penghasilan (PPh) Pasal 22 Undang-Undang Nomor 36 tahun 2008 tentang Pemungutan Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) hunian, baik rumah tapak maupun apartemen.

Meski memiliki nama sama, PT AKR Land Development bukan anak usaha PT AKR Corpindo Tbk (AKRA). “AKR Land konsisten pada rencana yang telah ditetapkan, kami yakin pasar akan tetap merespons produk kami dengan baik,” kata Managing Director AKR Land Development Widijanto, saat Diskusi Media Properti 2015, di Gallery West, Gedung AKR, Jakarta.

Dengan segera berlakunya PPnBM Hunian tersebut, Widijanto optimistis terhadap pertumbuhan properti seiring dengan melaju kencangnya pertumbuhan ekonomi pada 2015 ini. Seperti diketahui, PPnBM Hunian semula diterapkan hanya untuk rumah/apartemen dengan harga jual di atas Rp10 miliar, di mana rencananya akan diturunkan untuk rumah/apartemen mulai dari harga Rp2 miliar.

Meskipun strategi tersebut baik untuk pemerintah yang ingin menggenjot penerimaan pajak pada tahun ini, kalangan properti menilai pajak tersebut bakal menurunkan minat orang terhadap properti. Perubahan batas pengenaan pajak tersebut akan menambah jumlah objek pajak secara drastis. Itu karena harga rumah di atas Rp2 miliar akan lebih mahal jika dikenakan PPh sebesar lima persen dari harga jual belum termasuk pajak pertambahan nilai (PPN) dan PPnBM.

Di sisi lain, pembangunan dua tower ini, menurut dia, akan dilengkapi dengan fasilitas seperti museum galeri seni, galeri mobil mewah, commercial area , serta gedung parkir dengan kapasitas sebanyak 1.000 mobil. Berlokasi dekat dengan pintu tol Kebon Jeruk dan masuk kawasan strategis, kawasan dua tower AKR Land ini digadang-gadang menjadi new central business district (CBD) di Jakarta Barat.

AKR pun menggandeng mitra kontraktor Tata Mulia Nusantara yang sangat memperhatikan detail ketangguhan bangunan. “AKR Land tetap memegang komitmen untuk memberikan yang terbaik bagi customer , dan menekankan bahwa pembangunan Gallery West tetap sesuai jadwal. Serah terima unit kepada customer akan dilakukan secara bertahap mulai Juni 2016, dengan grace period selama 120 hari,” paparnya.

Anton c
(bbg)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BCA Kolaborasi Jurnalis...
BCA Kolaborasi Jurnalis Ekobis Makassar Kirim Bantuan ke Sulbar
Berita Terkini
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
36 menit yang lalu
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
1 jam yang lalu
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
10 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
10 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
10 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
11 jam yang lalu
Infografis
Pakistan Kembangkan...
Pakistan Kembangkan Rudal Canggih Jadi Ancaman bagi AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved