Bandeng Cabut Duri Beromzet Rp40 Juta Per Bulan

Selasa, 24 Maret 2015 - 06:25 WIB
Bandeng Cabut Duri Beromzet...
Bandeng Cabut Duri Beromzet Rp40 Juta Per Bulan
A A A
MEMULAI usaha sendiri tidaklah mudah. Dibutuhkan kemauan untuk belajar, tekad yang kuat, dan keberanian mengambil risiko. Hal itu disadari betul Muslim, 31, warga Bringin RT 02/RW 08 Kelurahan Tambakaji, Kecamatan Ngaliyan, Semarang, Jawa Tengah.

Meski memiliki modal pas-pasan, Muslim sukses mengembangkan bisnis bandeng cabut duri. Bahkan,usaha yang dimulai sejak 1,5 tahun lalu itu kini beromzet sekitar Rp40 juta per bulan.

“Modal awal usaha saya hanya Rp3 juta dan model nekat,” kata Muslim, saat ditemui di rumahnya, beberapa waktu lalu.

Dia menceritakan, awal menggeluti bisnis bandeng duri lunak terinspirasi dari temannya yang tinggal di Rusun Kaligawe. Mereka menggeluti bisnis tersebut dan berjalan sukses.

Melihat hal itu, Muslim belajar dari temannya, mulai dari proses pembuatan hingga pemasaran. “Karena saya ingin belajar, saya sampai ikut juga untuk mengirimkan pesanan. Ikut belajar proses pembuatan dan seluk beluk terkait dengan bisnis bandeng duri cabut,” tuturnya.

Setelah “ngangsu kaweruh” (belajar) dirasa cukup, Muslim memberanikan diri memulai wirausaha. Bermodal Rp3 juta, plus nekat, Muslim melakukan semua sendiri, dari mulai pencabutan duri bandeng, pengolahan hingga pemasaran.

Seiring dengan perjalanan waktu pesanan semakin banyak. Dia kini mempekerjakan tiga orang. "Modal awal hanya untuk membeli alat-alat. Awalnya hanya bisa membuat sehari 5 kilogram,” imbuhnya.

Pertama kali berjualan, dia hanya memasarkan produk kepada warga sekitar melalui pertemuan-pertemuan dan arisan. Lambat laun produk olahannya makin dikenal masyarakat. Mereka tidak hanya dari Kota Semarang, tapi juga kota-kota lain.

Meski produk bandeng duri cabut buatannya cukup laris, dia tidak ingin mentok dengan satu produk. Inovasi pun dilakukan. Salah satunya dengan membuat nuget bandeng duri cabut.

Di luar dugaan inovasi tersebut diterima di pasaran. Bahkan dalam sehari, produk nugget bandeng duri yang dikelola Muslim bisa mencapai 30-35 kilogram. "RSUP Dr Karyadi sering pesan untuk nuget bandeng ini,” kata ayah dua anak ini.

Untuk mengembangkan bisnis lebih besar, Muslim mengaku saat ini kesulitan karena belum memiliki konsultan atau pendamping kewirausahaan. Hal tersebut berkaitan dengan upaya menata, membentuk sinergitas, dan strategi bisnis yang melibatkan berbagai elemen, termasuk pemerintah.

“Harapannya bisnis kuliner ini bisa berkembang dan menjadi salah satu oleh-oleh khas kota Semarang, selain bandeng presto,” tandasnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kisah Inspiratif UMKM...
Kisah Inspiratif UMKM Berkembang Pesat
Kisah Inspiratif, Buruh...
Kisah Inspiratif, Buruh Pabrik Telaten Kembangkan Usaha Telur Puyuh yang Berbuah Cuan
Kisah Sipetek Food,...
Kisah Sipetek Food, Banting Setir Karyawan Migas Jadi Pengepul Sampah Ikan Beromzet Ratusan Juta
Kisah Mantan Karyawan...
Kisah Mantan Karyawan Toko Jadi Pengusaha Batik hingga Go Global
Sukses di Usia Muda:...
Sukses di Usia Muda: dari Lensa Kamera, Ferdi Sulap Hobi Jadi Bisnis Jutaan dengan Alasfotoprops dan Dukungan Shopee
Kisah Pengusaha UMKM...
Kisah Pengusaha UMKM Berkelit dari Himpitan Wabah Corona
Berita Terkini
Bahlil Beberkan soal...
Bahlil Beberkan soal Rencana Pembentukan Bursa Mineral Indonesia
23 menit yang lalu
Pakar Ingatkan Galon...
Pakar Ingatkan Galon Guna Ulang Jangan Dipakai Lebih dari Setahun
37 menit yang lalu
IHSG Terjun Bebas 4,52%...
IHSG Terjun Bebas 4,52% Sore Ini, Banyak Saham 'Berdarah-darah'
1 jam yang lalu
Satu Seperempat Abad...
Satu Seperempat Abad Menjaga Kepercayaan, Pegadaian Konsisten Hadirkan Layanan Terdepan untuk Negeri
1 jam yang lalu
MNC Sekuritas Bekali...
MNC Sekuritas Bekali Mahasiswa UPJ Edukasi Pasar Modal dalam Acara Jaya Investment Week 2026
1 jam yang lalu
Alam Bumi Sumberdaya...
Alam Bumi Sumberdaya Ekspansi Bisnis ke Singapura
1 jam yang lalu
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved