BI Diminta Hati-hati Tentukan Suku Bunga

Rabu, 25 Maret 2015 - 14:34 WIB
BI Diminta Hati-hati...
BI Diminta Hati-hati Tentukan Suku Bunga
A A A
JAKARTA - Sekretaris Jenderal The Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) Angel Gurria mengatakan, meski inflasi inti Indonesia masih rendah dan transaksi berjalan stabil, Bank Indonesia (BI) perlu tetap berhati-hati dalam menentukan suku bunga.

Saat ini, mata uang yang terdepresiasi termasuk rupiah memang dapat membantu mengendalikan impor, namun permintaan dalam negeri yang kuat akan mendorong kembali impor sampai tingkat tertentu.

"Sehingga, defisit transaksi berjalan masih tetap tinggi. Sekalipun inflasi inti masih tetap rendah dan transaksi berjalan menjadi stabil, Bank Indonesia (BI) perlu tetap berhati-hati dalam hal penentuan suku bunga," ujarnya di Jakarta, Rabu (25/3/2015).

Hal ini, kata dia, khususnya terkait dengan ketergantungan secara terus-menerus terhadap sumber pendanaan eksternal dalam konteks ketidakpastian keuangan global.

"Defisit anggaran 2014 masih tetap tinggi dan sebagian diakibatkan pendapatan yang lebih rendah dari sektor ekstraksi pertambangan, seiring dengan menurunnya harga komoditas," imbuh Gurria.

Saat ini, pihaknya juga memperkiran neraca fiskal akan tetap mengalami defisit sedang. "Neraca tersebut masih sebagaimana seharusnya kok," tandasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BI-Rate Tetap di Level...
BI-Rate Tetap di Level 6,25 Persen
Tok! BI Turunkan Suku...
Tok! BI Turunkan Suku Bunga Acuan ke Level 5,75 Persen
Perry Warjiyo Ungkap...
Perry Warjiyo Ungkap Ada Ruang Penurunan BI Rate di Penutup Tahun 2024
Breaking News! BI Pangkas...
Breaking News! BI Pangkas Suku Bunga Jadi 6%
4 Kali Pangkas Suku...
4 Kali Pangkas Suku Bunga Acuan, Gubernur Perry: BI Rate Masih Bisa Turun Lagi
Ekonom: BI Berpeluang...
Ekonom: BI Berpeluang Lanjutkan Pemangkasan BI Rate hingga 5,50% Akhir 2024
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
4 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
5 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
6 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
8 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
8 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
8 jam yang lalu
Infografis
Bersiap Perang, 450...
Bersiap Perang, 450 Juta Warga Uni Eropa Diminta Timbun Makanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved