Nasdaq Alami Koreksi Terbesar dalam Hampir Satu Tahun
Kamis, 26 Maret 2015 - 09:04 WIB
Nasdaq Alami Koreksi Terbesar dalam Hampir Satu Tahun
A
A
A
JAKARTA - Indeks saham di Wall Street memperpanjang koreksi pada Rabu waktu setempat karena anjloknya saham sektor teknologi dan biotek.
Hal itu mengirim indeks Nasdaq mengalami penurunan terbesar dalam hampir satu tahun, sedangkan indeks S&P 500 jatuh setelah sempat mengalami kenaikan mingguan tertinggi.
Penurunan saham semikonduktor dan saham biotek sangat membebani Nasdaq dan membawanya mengalami penurunan beruntun dalam tiga hari setelah kenaikan kuat pada pekan sebelumnya.
Sektor saham bioteknologi (NBI) anjlok 4,1%, penurunan terbesar sejak 23 Desember 2014. Sedangkan sektor semikonduktor (SOX) merosot 4,6%, menjadikannya penurunan terbesar sejak 10 Oktober 2014.
"Hari yang brutal di pasar saham dan menjadi kesempatan terbaik untuk mengelola risiko," kata Kepala Strategi Pasar di Clearpool Group Peter Kenney seperti dilansir dari Reuters, Kamis (26/3/2015).
Sebuah laporan pemerintah sebelumnya menunjukkan penurunan pesanan barang tahan lama mendorong USD melemah, memberikan dukungan awal bagi pasar saham karena mengurangi kekhawatiran bahwa reli USD akan mengerus pendapatan perusahaan.
Dow Jones Industrial Average turun 292,6 poin atau 1,62% ke 17.718,54; indeks S&P 500 kehilangan 30,45 poin atau 1,46% ke 2.061,05; dan Nasdaq Composite turun 118,21 poin atau 2,37% ke 4.876,52.
Tercatat, sekitar 7 miliar saham diperdagangkan di bursa AS, sedikit di atas rata-rata sepanjang bulan ini sebanyak 6,75 miliar saham.
Hal itu mengirim indeks Nasdaq mengalami penurunan terbesar dalam hampir satu tahun, sedangkan indeks S&P 500 jatuh setelah sempat mengalami kenaikan mingguan tertinggi.
Penurunan saham semikonduktor dan saham biotek sangat membebani Nasdaq dan membawanya mengalami penurunan beruntun dalam tiga hari setelah kenaikan kuat pada pekan sebelumnya.
Sektor saham bioteknologi (NBI) anjlok 4,1%, penurunan terbesar sejak 23 Desember 2014. Sedangkan sektor semikonduktor (SOX) merosot 4,6%, menjadikannya penurunan terbesar sejak 10 Oktober 2014.
"Hari yang brutal di pasar saham dan menjadi kesempatan terbaik untuk mengelola risiko," kata Kepala Strategi Pasar di Clearpool Group Peter Kenney seperti dilansir dari Reuters, Kamis (26/3/2015).
Sebuah laporan pemerintah sebelumnya menunjukkan penurunan pesanan barang tahan lama mendorong USD melemah, memberikan dukungan awal bagi pasar saham karena mengurangi kekhawatiran bahwa reli USD akan mengerus pendapatan perusahaan.
Dow Jones Industrial Average turun 292,6 poin atau 1,62% ke 17.718,54; indeks S&P 500 kehilangan 30,45 poin atau 1,46% ke 2.061,05; dan Nasdaq Composite turun 118,21 poin atau 2,37% ke 4.876,52.
Tercatat, sekitar 7 miliar saham diperdagangkan di bursa AS, sedikit di atas rata-rata sepanjang bulan ini sebanyak 6,75 miliar saham.
(rna)
Lihat Juga :