Kartu Sakti Jokowi Disinyalir Rawan Penyelewengan

Jum'at, 27 Maret 2015 - 15:31 WIB
Kartu Sakti Jokowi Disinyalir...
Kartu Sakti Jokowi Disinyalir Rawan Penyelewengan
A A A
JAKARTA - Direktur Eksekutif Indonesian Resources Studies (IRESS) Marwan Batubara mengatakan, kartu sakti yang dikeluarkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat disinyalir rawan penyelewengan.

Menurutnya, kartu sakti tersebut bisa dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggungjawab dan bisa diperjualbelikan secara bebas. Atas dasar itu, dia ragu jika sistem tersebut digunakan untuk subsidi langsung elpiji.

"Kalau itu sistemnya masih enggak bagus, ya jangan dulu diterapkan. Tapi bukan berarti menundanya juga yang terlalu lama, sehingga membuat susah rakyat," ujarnya di Jakarta, Jumat (27/3/2015).

Sebab itu, lanjut Marwan, skema subsidi langsung tersebut harus dikaji ulang dan diperbaiki. Sehingga konsepnya bisa berjalan dengan baik, dan jumlah subsidinya bisa berkurang.

"Kalau tidak, sama saja kita mengulang. Dulu kan elpiji dipakai karena minyak tanah subsidinya sudah terlalu besar. Sekarang harganya rendah, subsidi sama lagi. Itu tidak memecahkan masalah. Untuk mengurangi subsidi di APBN yang sebetulnya mensubsidi orang mampu, kita mau ada solusi, sistemnya harus beres," tandasnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pemkab Bangka Tengah...
Pemkab Bangka Tengah Bakal Terbitkan Kartu Kendali Gas Bersubsidi
Ini Dia Kartu Sakti...
Ini Dia Kartu Sakti agar BBM Subsidi buat Nelayan Tak Berceceran
31 Mei 2024, Akhir Pendaftaran...
31 Mei 2024, Akhir Pendaftaran Beli LPG 3 Kg Pakai KTP
Beli LPG 3 Kg Wajib...
Beli LPG 3 Kg Wajib Pakai KTP di Tahun Politik Bisa Timbulkan Kegaduhan
Pembelian Gas Wajib...
Pembelian Gas Wajib Tunjukan KTP Mulai 1 Januari 2024
Beli LPG 3 Kg di Warung...
Beli LPG 3 Kg di Warung Wajib Bawa KTP, Ini Caranya  
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
3 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
3 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
3 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
4 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
4 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
5 jam yang lalu
Infografis
5 Titik Rawan Perang...
5 Titik Rawan Perang Dunia III pada Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved