Serahkan Cilamaya ke Asing, RI seperti Tak Berdaulat

Sabtu, 28 Maret 2015 - 19:31 WIB
Serahkan Cilamaya ke...
Serahkan Cilamaya ke Asing, RI seperti Tak Berdaulat
A A A
JAKARTA - Direktur Eksekutif Indonesian Resources Studies (Iress), Marwan Batubara mengungkapkan, langkah pemerintah menyerahkan kajian pembangunan Pelabuhan Cilamaya kepada asing menjadikan Indonesia seperti negara yang tidak berdaulat. Saat ini, kajian pelabuhan tersebut dilakukan oleh Japan International Cooperation (JICA).

Menurutnya, jika kajian tersebut hanya dilakukan oleh satu lembaga, maka tidak ada pertimbangan lain mengenai rencana pembangunan pelabuhan tersebut. "Kalau hanya satu saja kriteria yang jadi pertimbangan, kita seperti tidak punya negara. Kemana Presiden? Kemana Menko Perekonomian?" tuturnya dalam Diskusi Polemik Sindo Trijaya, di Warung Daun, Jakarta, Sabtu (28/3/2015).

Dia menegaskan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) harus turun tangan untuk menginstruksikan Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Bappenas) dalam memimpin kajian mengenai pembangunan pelabuhan kontroversial tersebut.

"Kalau kajian hanya dilakukan asing, kita seperti tidak punya kedaulatan. Pak Jokowi harus lead untuk Bappenas memimpin kajian ini," pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Bappenas diminta mengambil alih mengenai kajian pembangunan Pelabuhan Cilamaya dari JICA. Selama ini, pemerintah meminta bantuan perusahaan asal Jepang tersebut untuk melakukan kajian mengenai Pelabuhan Cilamaya.

Marwan menuturkan, peran pemerintah dalam kajian dan pembangunan pelabuhan kontroversial tersebut haruslah dominan. Kajian tersebut jangan hanya diserahkan kepada JICA.

"Untuk pindah ini perlu ada peran pemerintah yang dominan, tidak hanya menyerahkan ke JICA. Karena kepentingannya hanya bisnis Jepang dan industri automotif produk Jepang yang membonceng disana," tuturnya.

Seperti diketahui, pembangunan pelabuhan di Cilamaya tersebut akan mengganggu kegiatan operasional migas dari anak usaha PT Pertamina (Persero), yaitu Offshore North West Java (ONWJ).
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kang Jimat Mulai Bangun...
Kang Jimat Mulai Bangun Jalan Patimban-Cilamaya
Kerusakan DAS Cilamaya...
Kerusakan DAS Cilamaya Jadi Perhatian Serius Pemprov Jabar
Tim Khusus Tindak Tegas...
Tim Khusus Tindak Tegas Perusak Daerah Aliran Sungai Cilamaya
Tambah Kapasitas PLTS,...
Tambah Kapasitas PLTS, Pertamina NRE Dukung Pertanian di Cilamaya
24 Sekolah Dasar di...
24 Sekolah Dasar di Cilamaya Kulon Karawang Simulasi Jelang PTM
Kilang LPG Cilamaya...
Kilang LPG Cilamaya Siap Beroperasi, Perkuat Program Substitusi Impor dan Ketahanan Energi
Berita Terkini
Harga MinyaKita Tembus...
Harga MinyaKita Tembus Rp16.000 per Liter di Atas HET, Apa Sebabnya?
17 menit yang lalu
Kimia Farma Siapkan...
Kimia Farma Siapkan Rantai Layanan Hulu-Hilir Percepat Penanggulangan TB
22 menit yang lalu
Esgin dan Agraus Resources...
Esgin dan Agraus Resources Sinergi Garap Potensi Investasi Hijau dan Ekonomi Karbon
32 menit yang lalu
Kasus Hukum Febrie Momentum...
Kasus Hukum Febrie Momentum Audit Menyeluruh Tata Kelola Sawit Sitaan Negara
1 jam yang lalu
Penghargaan Regional...
Penghargaan Regional Dorong Penguatan Dialog, Kepercayaan, dan Kepemimpinan di Asia Tenggara
1 jam yang lalu
Tren Global Tokenisasi...
Tren Global Tokenisasi Aset Menguat, RWA Jadi Motor Baru Industri Kripto
2 jam yang lalu
Infografis
Kapuspen TNI Tegaskan...
Kapuspen TNI Tegaskan Tak Ada Personel Datangi Polda Metro Jaya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved