Keputusan Pelabuhan Cilamaya di Tangan Jokowi-JK
Senin, 30 Maret 2015 - 15:36 WIB
Keputusan Pelabuhan Cilamaya di Tangan Jokowi-JK
A
A
A
JAKARTA - Menteri Perhubungan (Menhub) Ignasius Jonan menegaskan, keputusan mengenai jadi atau tidaknya pembangunan Pelabuhan Cilamaya di Karawang, ada di tangan Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla (Jokowi-JK). Sebab itu, JK rencananya akan mengecek langsung lokasi Pelebuhan Cilamaya pada 2 April.
Seperti diketahui, pembangunan pelabuhan kontroversial tersebut ditentang sejumlah pihak. Salah satunya PT Pertamina (Persero) yang merasa kegiatan operasional migas anak usahanya, yaitu Offshore North West Java (ONWJ) akan terganggu jika pelabuhan tersebut jadi dibangun.
"Nanti putusannya biar Pak Wapres (JK) dan Pak Presiden (Jokowi). Tanya ke Pak Presiden atau Pak Wapres," katanya di Istana Negara, Jakarta, Senin (30/3/2015).
Seperti diberitakan sebelumnya, JK berencana mengecek langsung lokasi pembangunan Pelabuhan Cilamaya. Pasalnya, lokasi pembangunan pelabuhan tersebut ditentang sejumlah pihak salah satunya PT Pertamina.
Menteri Koordinator (Menko) bidang Kemaritiman Indroyono Soesilo menuturkan, dalam kunjungan yang akan dilakukan pada 2 April 2015, JK rencannya akan ditemani Menteri Jonan, Kepala Bappenas Andrinof Chaniago dan Menteri ESDM Sudirman Said.
"Pada 2 April hari Kamis dengan Pak Wapres kita ingin ngecek langsung dengan helikopter ke sana, untuk melihat," tuturnya.
Menurutnya, segala keputusan terkait pembangunan pelabuhan kontroversial tersebut, hingga risiko yang akan ditimbulkan jika pembangunan jadi dilakukan di lokasi yang semula akan diputuskan usai kunjungan tersebut.
"Ya, tapi kan itu sudah ada kajian sebelumnya. Yang ada anjungan-anjungan itu kan. Nanti kita lihat, hari Kamis saya dampingi Pak Wapres ke Cilamaya," tandas dia.
(Baca: JK Akan Cek Langsung Lokasi Pelabuhan Cilamaya)
Seperti diketahui, pembangunan pelabuhan kontroversial tersebut ditentang sejumlah pihak. Salah satunya PT Pertamina (Persero) yang merasa kegiatan operasional migas anak usahanya, yaitu Offshore North West Java (ONWJ) akan terganggu jika pelabuhan tersebut jadi dibangun.
"Nanti putusannya biar Pak Wapres (JK) dan Pak Presiden (Jokowi). Tanya ke Pak Presiden atau Pak Wapres," katanya di Istana Negara, Jakarta, Senin (30/3/2015).
Seperti diberitakan sebelumnya, JK berencana mengecek langsung lokasi pembangunan Pelabuhan Cilamaya. Pasalnya, lokasi pembangunan pelabuhan tersebut ditentang sejumlah pihak salah satunya PT Pertamina.
Menteri Koordinator (Menko) bidang Kemaritiman Indroyono Soesilo menuturkan, dalam kunjungan yang akan dilakukan pada 2 April 2015, JK rencannya akan ditemani Menteri Jonan, Kepala Bappenas Andrinof Chaniago dan Menteri ESDM Sudirman Said.
"Pada 2 April hari Kamis dengan Pak Wapres kita ingin ngecek langsung dengan helikopter ke sana, untuk melihat," tuturnya.
Menurutnya, segala keputusan terkait pembangunan pelabuhan kontroversial tersebut, hingga risiko yang akan ditimbulkan jika pembangunan jadi dilakukan di lokasi yang semula akan diputuskan usai kunjungan tersebut.
"Ya, tapi kan itu sudah ada kajian sebelumnya. Yang ada anjungan-anjungan itu kan. Nanti kita lihat, hari Kamis saya dampingi Pak Wapres ke Cilamaya," tandas dia.
(Baca: JK Akan Cek Langsung Lokasi Pelabuhan Cilamaya)
(izz)
Lihat Juga :