Posisi Investasi Internasional Indonesia Rp5.468 triliun

Kamis, 02 April 2015 - 00:46 WIB
Posisi Investasi Internasional...
Posisi Investasi Internasional Indonesia Rp5.468 triliun
A A A
JAKARTA - Posisi Investasi Internasional (PII) Indonesia mencatat net kewajiban sebesar USD419,8 miliar atau senilai Rp5.468 triliun (47,2% PDB) pada akhir kuartal IV/2014, meningkat 1,4% dari posisi net kewajiban USD414,2 miliar (47,0% PDB) pada kuartal sebelumnya.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI), Tirta Segara mengatakan, kenaikan net kewajiban posisi investasi internasional Indonesia disebabkan meningkatnya posisi Kewajiban Finansial Luar Negeri (KFLN) dan menurunnya posisi Aset Finansial Luar Negeri (AFLN).

Menurutnya, kondisi tersebut sejalan dengan surplus transaksi finansial dalam rangka pembiayaan defisit transaksi berjalan di Neraca Pembayaran Indonesia (NPI).

"Sementara itu, faktor revaluasi negatif akibat penguatan dolar AS (USD) tidak terlalu berdampak signifikan pada net kewajiban posisi investasi internasional Indonesia. Meskipun menurunkan nilai aset, namun di sisi lain juga menurunkan nilai kewajiban dengan nilai relatif sama," ujar Tirta di Jakarta, Rabu (4/1/2015).

Sementara itu, Posisi Aset Finansial Luar Negeri Indonesia pada akhir kuartal IV/2014 mengalami penurunan 0,6% (qtq) atau sebesar USD1,3 miliar menjadi USD214,2 miliar.

Tirta mengungkapkan, penurunan tersebut terutama dipengaruhi meningkatnya transaksi penarikan simpanan sektor swasta pada bank di luar negeri dan faktor revaluasi negatif akibat penguatan dolar AS (USD). Namun, penurunan aset lebih lanjut dapat tertahan oleh peningkatan cadangan devisa dan penanaman modal pada anak perusahaan di luar negeri.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
KPK: Ruangan Gubernur...
KPK: Ruangan Gubernur BI Turut Digeledah, Ada 2 Tersangka Dugaan Korupsi Dana CSR
Layanan BI-Fast Error,...
Layanan BI-Fast Error, Nasabah CIMB Niaga, BSI, BCA, hingga BNI Mengeluh di Media Sosial
Dugaan Korupsi Dana...
Dugaan Korupsi Dana CSR Bank Indonesia, BI Kooperatif dengan KPK
Bank Indonesia Sebut...
Bank Indonesia Sebut Pemilihan Deputi Gubernur BI Melalui Sistem Meritokrasi
Perry Warjiyo Kembali...
Perry Warjiyo Kembali Terpilih jadi Gubernur BI Periode 2023-2028
Tiga Kandidat Bersaing...
Tiga Kandidat Bersaing Uji Kelayakan Deputi Gubernur BI Hari Ini
Berita Terkini
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
2 jam yang lalu
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
2 jam yang lalu
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
2 jam yang lalu
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
3 jam yang lalu
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
3 jam yang lalu
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
3 jam yang lalu
Infografis
5 Presiden Indonesia...
5 Presiden Indonesia yang Paling Sering Reshuffle Kabinet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved