Kenaikan Harga Elpiji 12 Kg Seharusnya Diumumkan Terbuka

Jum'at, 03 April 2015 - 18:16 WIB
Kenaikan Harga Elpiji...
Kenaikan Harga Elpiji 12 Kg Seharusnya Diumumkan Terbuka
A A A
JAKARTA - Pengamat minyak dan gas (migas) Marwan Batubara menilai, seharusnya PT Pertamina (perseroa) terbuka dalam mengumumkan kenaikan harga elpiji 12 kg, tidak hanya sekadar melalui website perseroan.

Marwan menjelaskan, sebaiknya pengumuman dilakukan melalui konferensi pers. Dari sana, Pertamina dapat menjelaskan dan membuka hitungannya dalam menaikkan harga.

"Sebaiknya kita mau tranpasaran, pengelolaan elpiji lebih transparan. Dilakukan efisien, efektif, transaparan, kalau perlu lewat konferensi pers. Hitunganya seperti apa dibuka," ujarnya saat dihubungi Sindonews di Jakarta, Jumat (3/4/2015).

Kendati demikian, dia belum bisa memastikan Pertamina beberapa hari yang lalu memutuskan menaikkan harga elpiji secara diam-diam. Menurutnya masyarakat dan media protes terlebih dahulu jika ada kenaikan.

"Tidak juga (diam-diam) setahu saya, diberitahukan. Jangan kita menyerang perusahaan bangsa sendiri. Pertamina sering dirugikan pemerintah. Menanggung subsidi yang tidak ada dalam APBN," jelas Marwan.

Dia menuturkan, Pertamina tidak boleh merugi dalam menjual elpiji 12 kg sesuai UU. Terlebih kategorinya termasuk kedalam golongan yang masyarakat mampu.

"Elpiji 12 kg untuk menengah ke atas jadi sudah tidak pantas disubsidi. Kalau tidak dinaikkan, Pertamina merugi. Kalau rugi langgar UU," pungkasnya.

(Baca: Diam-diam Pertamina Naikkan Harga Elpiji 12 Kg)
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tips Menghemat LPG,...
Tips Menghemat LPG, Dijamin Awet Meski Masak Setiap Hari
31 Mei 2024, Akhir Pendaftaran...
31 Mei 2024, Akhir Pendaftaran Beli LPG 3 Kg Pakai KTP
Harga Gas Elpiji Non...
Harga Gas Elpiji Non Subsidi di Maros Naik Rp15 Ribu
Kecanduan LPG, Impor...
Kecanduan LPG, Impor 2021 Naik Jadi 7,2 Juta Ton
Harga Elpiji Non-Subsidi...
Harga Elpiji Non-Subsidi 2 Kali Naik, Siap-siap Gas Melon Jadi Langka
Istana Pastikan Warung...
Istana Pastikan Warung Kelontong Bisa Kembali Jual Gas LPG 3 Kg Hari Ini
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
5 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
5 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
5 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
6 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
6 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
7 jam yang lalu
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved