DPR Minta Kenaikan Harga Elpiji Diberitahu 5 Hari Sebelumnya
Jum'at, 03 April 2015 - 21:35 WIB
DPR Minta Kenaikan Harga Elpiji Diberitahu 5 Hari Sebelumnya
A
A
A
JAKARTA - Anggota Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Ramson Siagian meminta kepada PT Pertamina (persero) memberikan informasi kenaikan harga elpiji 12 kg lima hari sebelum ditetapkan.
Menurutnya, mereka juga harus menjelaskan kepada publik kesimpulan dari perhitungan penetapan kenaikan harga elpiji nonsubsidi tersebut.
"Sebelumnya kan tidak diam-diam, secara periode diberitahukan ke DPR. Sekarang seharusnya dijelaskan ke publik juga kesimpulan kenaikannya," ujar Ramson saat dihubungi Sindonews di Jakarta, Jumat (3/4/2015).
Idealnya, lanjut dia, informasi tersebut disampaikan paling tidak lima hari sebelum penetapan kenaikan harga disetujui. "Idealnya lima hari sebelum naik diberitahu ke DRI RI. Dikasih tahu karena menyangkut kepentingan masyarakat," jelas Ramson.
Menanggapi masalah penimbunan yang akan terjadi jika diberitahu beberapa hari sebelumnya, dia tidak khawatir. Sebab, waktu lima hari dianggap sudah ideal.
Dia mengungkapkan pada Senin pekan depan akan digelar rapat kerja dengan Kementerian ESDM dan BUMN terkait migas.
"Senin akan raker dengan ESDM disertai Pertamina, PLN dan PGN. Itu akan kita pertanyakan yang kenaikan elpiji 12 kg ini. Karena paling tidak sebelumnya diberitahukan. Premium naik, solar naik, kereta naik, semua naik termasuk elpiji. Jadi itu memberatkan masyarakat," tandasnya.
Menurutnya, mereka juga harus menjelaskan kepada publik kesimpulan dari perhitungan penetapan kenaikan harga elpiji nonsubsidi tersebut.
"Sebelumnya kan tidak diam-diam, secara periode diberitahukan ke DPR. Sekarang seharusnya dijelaskan ke publik juga kesimpulan kenaikannya," ujar Ramson saat dihubungi Sindonews di Jakarta, Jumat (3/4/2015).
Idealnya, lanjut dia, informasi tersebut disampaikan paling tidak lima hari sebelum penetapan kenaikan harga disetujui. "Idealnya lima hari sebelum naik diberitahu ke DRI RI. Dikasih tahu karena menyangkut kepentingan masyarakat," jelas Ramson.
Menanggapi masalah penimbunan yang akan terjadi jika diberitahu beberapa hari sebelumnya, dia tidak khawatir. Sebab, waktu lima hari dianggap sudah ideal.
Dia mengungkapkan pada Senin pekan depan akan digelar rapat kerja dengan Kementerian ESDM dan BUMN terkait migas.
"Senin akan raker dengan ESDM disertai Pertamina, PLN dan PGN. Itu akan kita pertanyakan yang kenaikan elpiji 12 kg ini. Karena paling tidak sebelumnya diberitahukan. Premium naik, solar naik, kereta naik, semua naik termasuk elpiji. Jadi itu memberatkan masyarakat," tandasnya.
(dmd)
Lihat Juga :