Kemenkeu Fokus Penerimaan Pajak 2016

Rabu, 08 April 2015 - 18:20 WIB
Kemenkeu Fokus Penerimaan...
Kemenkeu Fokus Penerimaan Pajak 2016
A A A
JAKARTA - Dirjen Anggaran Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Askolani menyampaikan, stand awal pemerintah di 2016 tetap pada peningkatan pendapatan pajak. Hal ini disesuaikan dengan prinsip pemerintah pada pertumbuhan ekonomi yang meningkat dan penerimaan yang lebih baik.

Askolani optimis bahwa dalam PNBP angkanya bakal naik termasuk lifting gas karena harga minyak akan naik di 2016.

"Di sisi belanja pusat, pemerintah akan melanjutkan program 2015, lebih banyak di infrastruktur, kebutuhan pangan, sektor maritim, konversi energi, bansos pendidikan dan kesehatan yang pasti sangat bermanfaat," ujarnya di Jakarta, Rabu (8/4/2015).

Begitu juga dengan transfer daerah yang akan ditingkatkan pemerintah di 2016, namun besarannya masih dibicarakan. "Itu untuk lebih mengefektifkan pembangunan di desa-desa terpencil," imbuh dia.

Dari situlah, lanjut Askolani, stand awal dari kebijakan fiskal 2016. Kementerian Keuangan berharap dengan peningkatakan di segala sisi, defisit di APBN 2016 bisa lebih sedikit menurun dibanding saat ini.

"Sekarang kan 1,9% dari PDB. Harapannya di 2016 akan lebih rendah, mengurangi rasio utang dari PDB tersebut," tandasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Aksi Menuntut Reformasi...
Aksi Menuntut Reformasi Pegawai Pajak
Diskon Pajak Mobil Baru...
Diskon Pajak Mobil Baru Berlaku Mulai 1 Maret 2021
Negara yang Kaya Tanpa...
Negara yang Kaya Tanpa Memungut Pajak dari Rakyatnya
Indonesia Demam Pajak,...
Indonesia Demam Pajak, 5 Negara Ini Bebas Pajak
Kapolri: Polri akan...
Kapolri: Polri akan Kawal Kepatuhan Wajib Pajak untuk Bayar Pajak
Adaro Raih Penghargaan...
Adaro Raih Penghargaan Wajib Pajak
Berita Terkini
KAI Logistik Kelola...
KAI Logistik Kelola 8,7 Juta Ton Angkutan Barang di Semester I 2026
6 menit yang lalu
Transaksi BI-FAST Capai...
Transaksi BI-FAST Capai 1,53 Miliar di Triwulan II 2026, Nilainya Tembus Rp3.777 Triliun
18 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Integrasikan Penanganan Stunting dan Pemberdayaan UMKM
42 menit yang lalu
Heboh Surat Dinas ke...
Heboh Surat Dinas ke AS dengan Keluarga Bocor, Menteri PU: Saya Nggak Jadi Berangkat
51 menit yang lalu
Pupuk Kaltim Dukung...
Pupuk Kaltim Dukung Pengembangan SDM melalui Olahraga
1 jam yang lalu
Pimpin BGN, Sudaryono...
Pimpin BGN, Sudaryono Lepas Jabatan Wakil Menteri Pertanian
1 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Potong Pajak Pembelian BBM 5%
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved