Antam Bantah Akan Diprivatisasi

Jum'at, 10 April 2015 - 13:47 WIB
Antam Bantah Akan Diprivatisasi
Antam Bantah Akan Diprivatisasi
A A A
JAKARTA - Corporate Secretary PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (Antam) Tri Hartono menjelaskan bahwa pihaknya tidak akan diprivatisasi (mengalihkan aset negara ke swasta atau publik) oleh pemerintah.

Hal tersebut dikarenakan jumlah kepemilikan modal dari negara pada tahun ini masih sebesar 65%. Menurutnya, perserpsi yang menyebutkan Antam diprivatisasi adalah keliru. Berdasarkan kepemilikan negara yang masih lebih besar daripada swasta.

"Itu sepertinya salah privatisasi, hanya dapat Penyertaan Modal Negara (PMN). Kepemilikan pemerintah tetap 65%. Istilahnya kita tidak diprivatisasi," ujarnya saat dihubungi Sindonews di Jakarta, Jumat (10/4/2015).

Dia mengungkapkan, tidak ada kepemilikan saham yang akan dilepas kepada pihak lain termasuk asing. Adapun porsi publik saat ini sebesar 35%.

"Tidak ada dilepas ke asing, 35% milik publik, ya. Sisanya masih tetap mayoritas pemerintah. Publik bisa domestik, bisa luar (asing), yang jelas penyertaan modal terbesar dari negara tahun ini," jelas Tri.

Sekedar informasi, Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto mengungkapkan pemerintah berencana melakukan privatisasi (denasionalisasi) terhadap empat Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Informasi tersebut diperolehnya dari DPR RI.

Menurut Prabowo, keempat BUMN yang akan diprivatisasi itu adalah Jasa Marga, Antam, Waskita Karya, dan Adhi karya. "Jasa Marga ini tinggal duduk saja, terima uang masuk, kenapa harus diprivatisasi," ujarnya dalam pidato acara pelantikan pengurus pusat Partai Gerindra di DPP Partai Gerindra, Jl Harsono RM, Ragunan, Jakarta Selatan, Rabu (8/4/2015).

(Baca: Prabowo Ungkap Empat BUMN Bakal Diprivatisasi)
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sumbang Negara Rp1,63...
Sumbang Negara Rp1,63 T, Pengamat: Antam Seperti Tak Terpengaruh Covid-19
Zero Fatality di 2022...
Zero Fatality di 2022 Jadi Bukti Antam Menerapkan Tata Kelola yang Baik
Transformasi yang Tak...
Transformasi yang Tak Bisa Dilawan, Antam Masuk E-Commerce
Kinerja Positif Antam...
Kinerja Positif Antam Bisa Menjadi Pendongkrak Saham
Cari Emas hingga Nikel,...
Cari Emas hingga Nikel, Antam Habiskan Duit Rp38,11 Miliar di Kuartal III
Kinerja Tokcer, Antam...
Kinerja Tokcer, Antam Beri Kontribusi ke Negara Rp1,63 Triliun
Berita Terkini
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
2 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
2 jam yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
12 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
13 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
13 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
13 jam yang lalu
Infografis
Akhiri Perang Ukraina,...
Akhiri Perang Ukraina, Trump Akan Akui Crimea Milik Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved