Wajib Pakai Rupiah di Pelabuhan Korbankan Pelindo

Sabtu, 11 April 2015 - 15:55 WIB
Wajib Pakai Rupiah di...
Wajib Pakai Rupiah di Pelabuhan Korbankan Pelindo
A A A
JAKARTA - Pengamat ekonomi Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Aviliani memandang, kebijakan transaksi di pelabuhan wajib menggunakan rupiah mengorbankan Pelindo (Pelabuhan Indonesia). Dia menilai, kebijakan yang diberlakukan pemerintah cenderung dipaksakan.

Menurutnya, saat ini masih banyak kapal lokal yang belum melakukan aktivitas perdagangan. Aktivitas di pelabuhan masih didominasi kapal dari asing. Sebab itu, bila kebijakan tersebut diterapkan hanya akan menyulitkan Pelindo.

"Cuma memang selama ini neraca jasa 78% dari pelabuhan transaksinya. Tapi, kalau (kebijakan ini) dilakukan, kasihan Pelindo. Selisih kursnya ditanggung mereka. Ini jadi masalah," ujar Aviliani saat dihubungi Sindonews di Jakarta, Sabtu (11/4/2015).

Dia menerangkan, untuk memperbaiki nilai transaksi menggunakan rupiah yang defisit perlu waktu. Diperlukan pembiayaan terhadap kapal lokal agar bisa tercapai. (Baca: Kemenhub Wajibkan Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah)

"Masih butuh waktu penerapannya. Kalau dipaksakan Pelindo jadi korban. Belum ada yang membiayai kapal lokal, belum ada. Sedangkan mereka kapal asing bayarnya pakai USD," jelasnya.

Aviliani menambahkan, dibutuhkan komitmen dari pemerintah untuk menyelesaikan persoalan aktivitas transaksi pelabuhan tersebut. "Perlu diberikan waktu kepada Pelindo. Tahun ini belum bisa jalan, ini jangka panjang. Jangan menyelesaikan masalah negara tapi mengorbankan yang lain (Pelindo), itu saja persoalannya," pungkasnya.

(Baca: BI Keluarkan Peraturan Wajib Pakai Rupiah)
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
TNI AL Gagalkan Penyelundukan...
TNI AL Gagalkan Penyelundukan Puluhan Ribu Benur Bernilai Miliaran Rupiah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Berita Terkini
Purbaya Bebaskan Bea...
Purbaya Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Komponen Pesawat Udara
23 menit yang lalu
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
55 menit yang lalu
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
1 jam yang lalu
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
10 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
10 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
10 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved