Bank Mandiri Terima Setoran Pajak Rp257 Triliun

Selasa, 14 April 2015 - 10:59 WIB
Bank Mandiri Terima...
Bank Mandiri Terima Setoran Pajak Rp257 Triliun
A A A
JAKARTA - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk selama tahun 2014 telah melayani setoran penerimaan negara sebesar Rp257,91 triliun. Perseroan juga akan menerima pembayaran pajak dalam valuta asing (valas) pasca-penandatanganan MPN-G2 valas dan penunjukan sebagai bank persepsi valuta asing oleh Kementerian Keuangan.

Senior Vice President Corporate Banking Bank Mandiri Indarto Pamoengkas mengatakan, melalui penunjukan tersebut, Bank Mandiri akan menerima pembayaran pajak, PNBP, bea dan cukai melalui 2.312 jaringan kantor cabang serta jaringan e-channel Bank Mandiri, yang meliputi 15.344 unit ATM, Mandiri Cash Management, dan Mandiri Internet Banking.

”Langkah ini merupakan komitmen kami untuk semakin memudahkan nasabah dalam melakukan pembayaran pajak sehingga dapat mendukung upaya pemerintah menggenjot penerimaan pajak negara,” kata Indarto dalam keterangan tertulisnya kemarin.

Dia mengatakan, untuk meningkatkan pemahaman nasabah terkait layanan ini, perseroan juga akan melakukan pemasaran produk kepada seluruh nasabah serta penyempurnaan sistem cash management yang telah ada untuk mempermudah nasabah dalam pembayaran pajak, PNBP, bea dan cukai.

”Kami berharap, kerja sama ini juga akan semakin meningkatkan hubungan bisnis dengan perusahaan internasional serta perusahaan pertambangan yang memiliki kewajiban setoran ke penerimaan valas dalam dolar AS,” tandasnya.

Kunthi fahmar sandy
(bbg)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BCA Kolaborasi Jurnalis...
BCA Kolaborasi Jurnalis Ekobis Makassar Kirim Bantuan ke Sulbar
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
1 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
1 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
2 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
2 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
2 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
3 jam yang lalu
Infografis
APBN Pernah Jebol Nyaris...
APBN Pernah Jebol Nyaris Rp1.000 Triliun, Ini 6 Defisit Terbesar Sepanjang Sejarah Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved