Pertamina Diminta Sosialisasi Penghapusan Premium di SPBU

Kamis, 16 April 2015 - 17:32 WIB
Pertamina Diminta Sosialisasi...
Pertamina Diminta Sosialisasi Penghapusan Premium di SPBU
A A A
JAKARTA - Masyarakat meminta PT Pertamina menyosialisasikan terlebih dahulu sebelum menghapus BBM jenis premium di SPBU di beberapa kota besar yang akan diberlakukan mulai Mei tahun ini.

Menurutnya, hal tersebut agar tidak berdampak pada protes masyarakat yang tidak siap. "Sosialisasi pemerintah harus dari jauh-jauh hari sehingga masyarakat bisa antisipasi dengan penghapusan BBM bersubsidi," ujar Mohammad Wahyudi, seorang pegawai swasta ketika dihubungi Sindonews di Jakarta, Kamis (16/4/2015).

Pria yang akrab disapa Yudi ini mengaku setuju atas rencana tersebut karena premium (RON 88) sudah tidak diproduksi di dunia. Pasalnya, selama ini negara sudah membeli RON 92 dan ditambah campuran yang biasa dicampur pada RON tersebut, sehingga bisa menghasilkan RON 88. Secara otomatis produksinya lebih mahal.

"Memang selama ini, pemerintah menanggung beban subsidi yang sangat besar. Dengan ditiadakannya premium maka pengeluaran pemerintah akan berkurang. Subsidi bisa digunakan ke sektor lain," ujar pria yang tinggal di bilangan Condet, Jakarta ini.

Menurutnya, saat ini sudah banyak pengendara kendaraan bermotor yang beralih ke BBM non subsidi. Awalnya, dia juga menggunakan premium, namun tak lama beralih ke BBM non subsidi.

"Karena harganya tidak jauh beda dengan harga premium sekarang. Jadi saya pakai itu. Untuk motor biasanya 6 liter untuk pemakaian seminggu, dan mobil sekitar 15-25 liter," imbuhnya.

Pria kalem ini mengatakan, meskipun harga yang dicantumkan untuk harga BBM non subsidi lebih mahal, namun dalam kenyataannya akan berdampak bagus untuk kendaraan. "Mesin kendaraan jadi lebih awet dan tarikannya lebih bagus meskipun harganya agak tinggi sedikit," pungkas Yudi.

(Baca: Pertamina Hapus BBM Premium di SPBU Kota Besar)
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pemerintah akan Batasi...
Pemerintah akan Batasi Pembelian BBM Subsidi Mulai 1 Oktober 2024
PBOIN Tolak Pembatasan...
PBOIN Tolak Pembatasan BBM Bersubsidi
Pembatasan BBM Subsidi...
Pembatasan BBM Subsidi lewat MyPertamina
Daftar Mobil yang Dilarang...
Daftar Mobil yang Dilarang Konsumsi Pertalite Mulai September 2022
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Berlakukan Pembatasan BBM Subsidi
Pembatasan Pembelian...
Pembatasan Pembelian BBM Subsidi Masih Tersendat Aturan
Berita Terkini
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
19 menit yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
10 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
11 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
11 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
11 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
11 jam yang lalu
Infografis
Daftar Skuad Timnas...
Daftar Skuad Timnas Mesir di Piala Dunia 2026, Mohamed Salah Ujung Tombak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved